PBB Tak Setuju Rekonsiliasi Dikaitkan dengan Habib Rizieq

Senin, 08 Juli 2019 - 19:56 WIB
PBB Tak Setuju Rekonsiliasi...
PBB Tak Setuju Rekonsiliasi Dikaitkan dengan Habib Rizieq
A A A
JAKARTA - Partai Bulan Bintang (PBB) menganggap pernyataan mantan Juru Bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak yang menyebut sebaiknya rekonsiliasi politik memberi kesempatan kepada pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab kembali ke Tanah Air, tidak tepat.

"Usulan Dahnil Azar saya kira semakin membuat rekonsialiasi menjadi bias dan melebar ke mana-mana jika kemudian dikaitkan dengan bargaining atau tawar menawar, baik itu kasus hukum atau jabatan dipemerintahan," kata Ketua Bidang Pemenangan Presiden DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Sukmo Harsono kepada SINDOnews, Senin (8/7/2019). (Baca juga: Sikapi Isu Rekonsiliasi, Dahnil Anzar Sebut Nama Habib Rizieq )
Menurut Sukmo, Jokowi sudah terbukti sebagai presiden yang enggan mengintervensi hukum dan lembaga peradilan. Selain itu, Presiden terpilih periode 2019-2024 itu juga dianggap sangat peduli dengan ulama dan umat Islam.

Sukmo menganggap, Jokowi tidak pernah membenci ulama. Menurut dia, penunjukkan Ma'ruf Amin sebagai wakilnya bentuk kecintaan Jokowi terhadap ulama."Tetapi bukan berarti beliau mau intervensi terhadap kasus hukum pada siapa pun yang sedang bermasalah," ujarnya.
Mengenai pertemuan antara Prabowo dan Jokowi, kata dia, tidak usah dipaksa-paksa. Sukmo meyakini ada saatnya dua tokoh ini bertemu bicara soal kebangsaan tanpa perlu "makelar" untuk mempertemukan mereka, apalagi mengeluarkan berbagai syarat-syarat.

"Lebih penting lagi adalah bagaimana masyarakat segera menghentikan sikap permusuhan kususnya di medsos. Hentikan narasi-narasi yang saling melecehkan, ganti dengan semangat membangun kebersamaan. Pak Jokowi adalah Presiden kita semua, untuk semua," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
PBB Kukuhkan Pimpinan...
PBB Kukuhkan Pimpinan Pusat Pemuda Bulan Bintang Periode 2019-2024
DPW PBB DKI Jakarta...
DPW PBB DKI Jakarta Santuni 100 Anak Yatim di Condet, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Politik Akar Rumput
Sowan ke Ponpes Al Hamidy...
Sowan ke Ponpes Al Hamidy Banyuanyar, Sekjen PBB Temui Kiai Muhammad Rofi'i Baidlowi
Presiden Jokowi Ajak...
Presiden Jokowi Ajak PBB Jaga Kualitas Pemilu 2024
Pernah Dukung Jokowi...
Pernah Dukung Jokowi di Pilwalkot dan Pilpres, Jokowi Usul Yusril Ihza Mahendra Maju Capres 2024
Sekjen PBB Berharap...
Sekjen PBB Berharap NU terus Mempromosikan Nilai-nilai Islam
Berita Terkini
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved