Radikalisme Kampus Harus Dicegah Sejak Rekrutmen Mahasiswa

Selasa, 02 Juli 2019 - 13:37 WIB
Radikalisme Kampus Harus...
Radikalisme Kampus Harus Dicegah Sejak Rekrutmen Mahasiswa
A A A
JAKARTA - Komisi X DPR prihatin atas temuan sejumlah universitas di dalam negeri yang terpapar radikalisme. Untuk itu, DPR mengimbau agar radikalisme ini dapat dicegah sejak hulu yakni pada tahapan rekrutmen calon mahasiswa dan mahasiswi.

Wakil Ketua Komisi X DPR Reni Marlinawati berpandangan, dalam mengatasi mahasiswa yang terpapar paham radikal harus dilakukan dengan cara simultan dan strategis. “Kita harus berangkat dengan memperbaiki hulu yakni proses rekrutmen calon mahasiswa,” kata Reni di Kompeks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (2/7/2019).

Momentum penerimaan mahasiswa baru seperti saat ini menjadi langkah awal untuk memastikan calon mahasiswa memilik catatan yang baik, tidak sekadar soal catatan kelakuan baik serta nilai akademik saja, tapi juga menyangkut berbagai hal yang berpotensi terpapar radikalisme. “Namun, dari sisi bagaimana catatan dalam kegiatan keagamaan yang kerap menjadi pemicu paham radikalisme bersemai,” ucap Reni.

Wakil Ketua Umum DPP PPP ini juga mendorong pihak perguruan tinggi untuk memastikan kegiatan di kampus baik melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dapat lebih aktif dalam mengembangkan kegiatan yang mendorong kreativitas dan inovasi yang berbasiskan moderasi.

“Rektor dan segenap civitas akademika harus memastikan kegiatan di lingkungan kampus harus berbasiskan spirit moderasi. Mata kuliah Pancasila bukan mata kuliah komplementer, tetapi mata kuliah dasar yang terinternalisasi di seluruh civitas akademika,” tambahnya.

Sebelumnya, Riset SETARA sejumlah kampus di dalam negeri telah terpapar radikalisme. Pertama, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung yang mencapai 45%; kedua UIN Syarief Hidayatullah Jakarta dengan skor 33%; ketiga, Universitas Mataram 32%; IPB 24%; UNY 22%; Universitas Brawijaya 13%; UGM 12%, ITB 10%; Unair 8% dan UI 7%.
(cip)
Berita Terkait
UGM dan UI Mendominasi...
UGM dan UI Mendominasi Daftar 10 Peserta Peraih Nilai Tertinggi Soshum SBMPTN 2022
UGM Tegaskan Tidak Ada...
UGM Tegaskan Tidak Ada Penambahan Kuota Mahasiswa Baru di Jalur Mandiri 2026
Mengenal 4 Jalur Seleksi...
Mengenal 4 Jalur Seleksi Mandiri UGM 2025, Dibuka 18 Maret
Mengenal Sejarah Berdirinya...
Mengenal Sejarah Berdirinya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
Selamat, 4.200 Calon...
Selamat, 4.200 Calon Mahasiswa Berhasil Masuk UGM lewat Jalur CBT-UM
UGM Ajak Seluruh Elemen...
UGM Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Lawan COVID-19
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved