KPK Temukan Empat Sumber Gratifikasi Bowo Sidik

Kamis, 27 Juni 2019 - 20:20 WIB
KPK Temukan Empat Sumber...
KPK Temukan Empat Sumber Gratifikasi Bowo Sidik
A A A
JAKARTA - KPK berhasil menemukan empat sumber uang gratifikasi yang diduga diterima tersangka Bowo Sidik Pangarso.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, hari ini penyidik memeriksa empat orang saksi untuk kasus dugaan penerimaan-penerimaan gratifikasi tersangka penerima anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Golkar nonaktif Bowo Sidik Pangarso.

Mereka yakni Sekretaris Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Rujiko, mantan Kasubdit Dana Alokasi Khusus (DAK) Direktorat Dana Perimbangan yang kini Kepala Subdirektorat Hibah, Dana Darurat, dan Dana Insentif Daerah M Nafi, wiraswasta sekaligus mantan Sekretaris Direktur Utama PT PLN (Persero) Dani Werdaningsih, dan Direktur Utama PT PLN (Persero) nonaktif Sofyan Basir.

Febri membeberkan, empat saksi tersebut diperiksa untuk dua tersangka penerima gratifikasi Bowo Sidik Pangarso dan orang kepercayaan Bowo sekaligus pegawai PT Inersia Ampak Engineers (Inersia) Indung Andriadi. Pemeriksaan empat saksi, kata Febri, sebagai kelanjutan temuan penyidik atas empat sumber uang gratifikasi Bowo.

"Yang teridentifikasi sejauh ini empat sumber. Saya hanya bisa menyebutkan dugaan keterkaitan sumber gratifikasi itu," ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Pertama, terkait pengamanan fungsi pengawasan Komisi VI atas pelaksanaan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 16/M-DAG/PER/3/2017 tentang Perdagangan Gula Kristal Rafinasi Melalui Pasar Lelang Komoditas.

Kedua, terkait penganggaran khusus Dana Alokasi Khusus (DAK) sejumlah daerah. Ketiga, terkait dengan posisi seseorang di perusahaan BUMN. Keempat, terkait revitalisasi empat pasar di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara tahun 2017 dan 2018.

"Untuk dua pejabat Kementerian Keuangan, kami periksa terkait dengan Dana Alokasi Khusus pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau," bebernya.
(cip)
Berita Terkait
Partai Golkar Minta...
Partai Golkar Minta Azis Syamsuddin Penuhi Panggilan KPK
Dukung Pemberantasan...
Dukung Pemberantasan Korupsi, Golkar Siap Penuhi Undangan Pendidikan Politik KPK
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Ketua DPD Golkar Jatim...
Ketua DPD Golkar Jatim Angkat Bicara Terkait OTT Sahat Tua Simanjuntak
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved