Cek Persiapan Akhir Penyelenggaraan Haji, Menag Terbang ke Arab Saudi

Minggu, 26 Mei 2019 - 20:59 WIB
Cek Persiapan Akhir...
Cek Persiapan Akhir Penyelenggaraan Haji, Menag Terbang ke Arab Saudi
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, Minggu (26/5/2019) sore, terbang ke Arab Saudi untuk mengecek persiapan akhir penyelenggaraan ibadah haji 2019.

"Hari ini saya akan melakukan checking persiapan akhir haji 2019. Sebagaimana diketahui, tahun ini ada tambahan kuota 10.000, tentu ini mengalami sedikit penyesuaian terkait persiapan kita," kata Menag jelang keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Minggu (26/5/2019).

Penyesuaian persiapan itu terkait hotel yang disewa, serta kesiapan layanan transportasi, konsumsi, termasuk pos kesehatan selama musim haji.

Menag dijadwalkan akan berada di Saudi selama empat atau lima hari. Di Mekkah, Menag rencananya akan melakukan simulasi layanan bus shalawat. Pengecekan layanan juga akan dilakukan di Madinah.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengabarkan telah melakukan penandatanganan kontrak layanan katering di Arafah, Mina, dan Muzdalifah. Sebelumnya juga telah dilakukan juga penandatanganan kontrak pengangkutan bagasi jemaah.

"Persiapan haji sudah hampir 100%. Ini yang nanti akan dicek oleh Menag setibanya di Arab Saudi," kata Sri Ilham.

Terkait katering di Masyair (Arafah, Mina, Muzdalifah), Sri Ilham mengatakan, tahun ini jamaah haji yang tiba di Arafah pada 8 Zulhijjah siang hari akan mendapatkan layanan makan.

"Muassasah akan memberikan layanan katering untuk 55 maktab dari 73 maktab. Sisanya tugas layanan katering diberikan kepada Muta'ahidin atau perusahaan yang ditunjuk," katanya.

Jemaah haji Indonesia diberangkatkan secara bertahap menuju Arafah sejak 8 Zulhijjah pagi. Karenanya, tidak sedikit jamaah haji yang sudah berada di Arafah pada siang hari.

"Secara keseluruhan, jamaah haji Indonesia akan mendapat 16-17 kali makan selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," papar Sri Ilham.

Menurut Sri Ilham, setiap jemaah haji Indonesia akan mendapat air minum selamat datang sebanyak tiga botol (@600ml) saat tiba di Arafah. Layanan katering diberikan mulai 8 - 9 Dzulhijjah sebelum jemaah berangkat ke Muzdalifah.

"Mulai tahun ini, Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan untuk memberikan makanan siap saji di Arafah. Jemaah haji akan mendapatkan makanan siap saji pada 8 zulhijjah siang hari dan 9 zulhijjah malam hari," tuturnya.

Saat akan berangkat menuju Muzdalifah, lanjut Sri Ilham, jemaah akan mendapatkan paket snack yang dibagikan di Arafah. Untuk katering di Mina, layanananya akan diberikan dari 10-13 Zulhijjah.

"Katering diberikan tiap pagi, siang, dan malam. Khusus tanggal 13 Zulhijjah, layanan katering di Mina hanya sampai makan siang karena jamaah akan kembali ke hotel di Mekkah," katanya.

Seperti tahun lalu, lanjut Sri Ilham, selama di Mekkah, jamaah haji Indonesia mendapatkan 40 kali layanan katering, berupa makan siang dan malam. Selain itu, jamaah juga akan mendapatkan layanan tambahan berupa satu paket kelengkapan konsumsi dan snack pagi.

"Snack pagi dibagikan bersamaan dengan distribusi makan malam," ujarnya. "Paket kelengkapan konsumsi diberikan paling lambat dua hari setelah jemaah tiba di hotel Makkah," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved