Stikom Media Kenalkan Profesi Fotografer pada Anak Panti Asuhan

Minggu, 26 Mei 2019 - 00:34 WIB
Stikom Media Kenalkan...
Stikom Media Kenalkan Profesi Fotografer pada Anak Panti Asuhan
A A A
SURABAYA - Mahasiswa Stikom Surabaya dari berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa) seperti Himpunan Mahasiswa (Hima) Administrasi Perkantoran, Hima Manajemen, Stikom Java Network (SJN) dan (Presma) Stikom Surabaya Media, mengadakan kegiatan sosial di berbagai panti asuhan dan anak jalanan.

Kegiatan yang dikemas dengan tema "Indahnya Berimajinasi" (INDAHSI) ini menyambagi sejumlah anak-anak panti asuhan, salah satunya panti asuhan Hidayatus Shibyan, Jangkungan, Surabaya, Sabtu (25/5/2019).

Kehadiran mahasiswa ditengah-tengah anak panti asuhan ini cukup berarti. Sambil ngabuburit, mereka berbagi ilmu yang didapatkan selama kuliah pada anak-anak, yakni mengenalkan ilmu fotogragi dan desainer.

Ketua pelaksana baksos, Khafid, menuturkan pengenalan fotografi pada anak-anak ini untuk memberikan pemahaman, bahwa suatu pekerjaan atau cita-cita tidak harus menjadi dokter, polisi, dan guru yang sudah terbilang kuno.

"Kami mengenalkan pada anak-anak, ada keahlian-keahlian lain yang bisa untuk mencari nafkah seperti menjadi seorang desainer, programer, jurnalis dan fotografer yang tidak kalah menarik," katanya.

Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 30 anak panti. Mereka dibagi dalam empat kelompok dan diberi materi serta workshop. Usai materi, anak-anak dibagi dalam beberapa kelompok dan langsung praktik menjadi seorang fotografer menggunakan fasilitas kamera yang disediakan panitia.

Layaknya pekerja profesional, setiap tim ada yang menjadi pengarah gaya, model dan fotografer. Merekapun mengambil pemandangan di sekitar panti yang menurutnya menarik untuk dijadikan angle.

Khafid mengungkapkan, selaian di panti asuhan Hidayatus Shibyan, mahasiswa Stikom Surabaya juga menyambangi Rumah Belajar Pandawa, Wonokromo. Rumah belajar ini sebagian besar berisi anak-anak jalanan dan putus sekolah, karena minimnya perekonomian.

"Di sana anak-anak diajari teknik menggambar mural," ujarnya.

Bebeda dengan mural pada umumnya yang menggambar di media luas dan bersifat permanen seperti di dinding dan tembok. Untuk pembelajan di Rumah Belajar Pandawa media yang digunakan adalah papan triplek dengan tema gambar "Tak Ada Kata Antara Aku dan Dia". Seperti konsep sebelumnya, anak-anak juga kita bagi menjadi empat kelompok untuk menyelesaikan gambar selama 2 hari.

Pada puncak acara Minggu (26/5), sembari menyelesaikan mural, anak-anak rumah pandawa akan diajak berbagi takjil di jalan agar mengerti betapa pentingnya memberi dan berbagi terhadap sesama.

"Yang terpenting dari berbagi takjil ini, komunitas Stikommedia menghindari penggunaan plastik, untuk mendukung program eco campus di Stikom Surabaya dan menciptakan go green dengan menggunakan goodybag yang bisa digunakan berulang-ulang," tegasnya.

Rencananya, hasil foto dan mural dari anak panti dan jalanan ini akan dipamerkan di C2O Liberary. Mahasiswa akan mengajak anak-anak untuk datang melihat hasil karyanya.

"Saya ingin anak-anak jalanan mendapat kesempatan untuk menunjukan keahliannya dan hasil karya dilihat orang lain, bahwa mereka juga bisa berkarya," tukasnya.
(maf)
Berita Terkait
Setelah Jakarta dan...
Setelah Jakarta dan Surabaya, Program Lingkungan MAPAN Diluncurkan di Karawang
Tiga Program Unggulan...
Tiga Program Unggulan PHE OSES Berdayakan Masyarakat di Kepulauan Seribu
Askrindo Dorong Pemberdayaan...
Askrindo Dorong Pemberdayaan Ekonomi Melalui Program Berkelanjutan
PHE ONWJ Berdayakan...
PHE ONWJ Berdayakan Masyarakat Ubah Limbah Cangkang Rajungan Jadi Berkah
Berdayakan Ekonomi,...
Berdayakan Ekonomi, HFHI Sediakan Rumah Layak bagi Puluhan Ribu Keluarga
Jamkrindo Dukung Program...
Jamkrindo Dukung Program Restorative Justice di Papua Barat Daya
Berita Terkini
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved