Ratusan Petugas KPPS Meninggal, MER-C Minta Hentikan Penghitungan Suara

Rabu, 15 Mei 2019 - 15:57 WIB
Ratusan Petugas KPPS...
Ratusan Petugas KPPS Meninggal, MER-C Minta Hentikan Penghitungan Suara
A A A
JAKARTA - Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Joserizal Jurnalis mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menghentikan proses penghitungan suara Pemilu 2019.

Penghentian perlu dilakukan agar KPU dan pemerintah untuk fokus mencari tahu penyebab dari ratusan korban tewas dari petugas KPPS

"Kalau perlu diberhentikan dulu penghitungan suara, diberhentikan dulu. Fokus penanganan pencegahan ini dan semua pembiayaan dikerahkan untuk hal tersebut," kata pembina MER-C Joserizal Jurnalis di Kantor MER-C, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Joserizal menjelaskan dengan penghentian itu maka petugas KPPS yang masih melakukan rekap atau pun yang masih sakit dapat beristirahat maksimal dan menghindari jatuhnya korban jiwa lagi.

Selain itu, kata Joserizal, KPU dan pemerintah dapat lebih fokus melakukan investigasi atas masalah tersebut. Sebab, jika tak serius Mer-C menganggap adanya pembiaran yang tergambar saat ini.

"Pertama, jumlah korban meningkat. Kedua, tidak ada asuransi. Ketiga, proses rekrutmen yang tidak proper. Keempat, surat kesehatan dari puskesmas. Kelima, tidak jelas pembiayaannya, sebagian besar keluarga yang nanggung," tuturnya.

Dua minggu pasca pemungutan suara, kata dia, MER-C telah menetapkan jatuhnya korban-korban sebagai bencana kemanusiaan.

Bahkan, organisasi sosial kemanusiaan itu telah membentuk tim mitigasi kesehatab bencana Pemilu 2019. MER-C juga membuka call center untuk masyarakat dan keluarga korban untuk melaporkan.

MER-C juga fokus dalam menginvestigasi penyebab banyak jatuhnya korban sangat perlu dilakukan. Karena, kata Jose, bisa jadi kecurigaan masyarakat muncul karenabanyaknya korban jiwa yang meninggal.

"Tidak ada bencana, tidak ada penyakit, meninggal dalam periode cukup singkat, dalam jumlah banyak. Tapi kita tidak boleh ambil kesimpulan grasa-grusu. Teori boleh saja, hipotesis, tetap pembuktiannya cause of death," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
5 Lumbung Suara Partai...
5 Lumbung Suara Partai Nasdem Pada Pemilu 2019, dari Sumatera hingga Papua
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Ini 7 Provinsi Lumbung...
Ini 7 Provinsi Lumbung Suara PDIP pada Pemilu 2019
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
Akankah Pengakuan Negara...
Akankah Pengakuan Negara Palestina Hentikan Perang Gaza?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved