Polri Sebut Terduga Teroris di Bekasi Akan Manfaatkan Momentum

Senin, 06 Mei 2019 - 16:12 WIB
Polri Sebut Terduga...
Polri Sebut Terduga Teroris di Bekasi Akan Manfaatkan Momentum
A A A
JAKARTA - Terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daullah (JAD) Lampung yang ditangkap di Bekasi dan Bitung sudah merencanakan aksinya bakal menyasar polisi dan momentum pemilu 2019 ini. Sasarannya antara lain aksi people power dan Pospol Jatiasih untuk aksi amaliahnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan, pada penyerangan pos polisi, terduga teroris akan merampas senjata anggota polisi yang bertugas dengan melukai bahkan dengan membunuh.

"Yang bersangkutan akan memanfaatkan momentum pemilu ini khususnya yang ada di Jakarta. Ketika di Jakarta ini ada unjuk rasa dan unjuk rasa ini mengarah pada tindakan anarkis dan chaos," kata Dedi dalam jumpa pers di Humas Mabes Polri, Senin (6/5/2019).

"Ini merupakan momentum bagi yang bersangkutan untuk melakukan serangan aksi bom bunuh diri atau melakukan aksi terorisme sehingga bisa menjadi pemantik bagi kelompok-kelompol lainnya untuk melakukan hal yang sama," sambungnya.

Menurut Dedi, apabila ada kejadian semacam people power itu sebagai sarana bagi kelompok itu untuk langsung melaksanakan aksi terorismenya. Kata dia, aksi serangannya ini berbahaya.

Sampai saat sambung Dedi, ini masih ada sejumlah anggota kelompok mereka yang sedang dalam pengejaran. Anggota yang lari tersebut memiliki kemampuan merakit bom.

“Mereka memiliki kemampuan untuk merakit bom. Belum bisa mengetahui apakah mereka membawa bom siap pakai, makanya Densus 88 kalau melakukan penangkapan harus sistem kejut, kalau tidak seperti kejadian Sibolga," jelas Dedi.

Seperti diketahui sudah delapan anggota JAD Lampung yang ditangkap, yakni RH dan M Bitung, S bekasi, AN bekasi, MC Tegal, MI Bekasi, IF Bekasi, T MD Bekasi.
(maf)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Pengamat Sebut Penyerangan...
Pengamat Sebut Penyerangan Mabes Polri Aksi Teror ke-553 Sejak Tahun 2000
Aksi Terorisme Mabes...
Aksi Terorisme Mabes Polri, Presiden : Tingkatkan Kewaspadaan
Polri Sebut Sudah 10...
Polri Sebut Sudah 10 Terduga Teroris Ditangkap di Jakarta
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved