Demo Kasus Ratna Sarumpaet, Massa Minta Jaksa Hadirkan Fadli Zon
Selasa, 09 April 2019 - 11:37 WIB
Demo Kasus Ratna Sarumpaet, Massa Minta Jaksa Hadirkan Fadli Zon
A
A
A
JAKARTA - Aksi demonstrasi terjadi di depan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Selasa 9 April 2019.
Massa menuntut Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Badan Pemenangan (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Fadli Zon dalam persidangan perkara penyebaran berita bohong atau hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.
Aksi itu dilakukan massa saat berlangsungnya sidang lanjutan perkara tersebut yang digelar hari ini.
Sebagian massa yang mengatasnamakan Front Penegakan Keadilan Sosial (FPKS) itu melakukan aksi dengan mengenakan topeng Amien Rais, Fadli Zon, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN), Nanik S Deyang, dan Koordinator Juru Bicara BNP Prabowo-Sandi, Dahnil Anzhar.
Selain mengenakan topeng, massa juga mengenakan baju tahanan dengan tangan diborgol. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan Seret Fadli Zon Karena Turut Sebar Hoax.
Saat aksi berlangsung, lalu lintas di depan PN Jaksel terpantau macet. Aksi yang dilakukan puluhan orang ini dikawal beberapa personel Kepolisian.
Koordinator Front Penegakan Keadilan Sosial, Dullah mengatakan tujuan demontrasi untuk meminta JPU untuk menghadirkan Fadli Zon sebagai saksi sidang Ratna. Fadli dianggap menjadi awal mula penyebaran berita hoaks Ratna Sarumpaet.
"Harusnya sejak awal Fadli Zon suruh dipanggil untuk memberikan kesaksian di persidangan. Hakim jangan takut dong sama Fadli Zon," ujar Dullah di depan Gedung PN Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).
Dullah juga mendesak Majelis Hakim PN Jaksel menjatuhkan hukuman seberat-beratnya terhadap Ratna. "Hukum Ratna seberat-beratnya," katanya.
Massa menuntut Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan Wakil Ketua DPR yang juga Wakil Ketua Badan Pemenangan (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Fadli Zon dalam persidangan perkara penyebaran berita bohong atau hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet.
Aksi itu dilakukan massa saat berlangsungnya sidang lanjutan perkara tersebut yang digelar hari ini.
Sebagian massa yang mengatasnamakan Front Penegakan Keadilan Sosial (FPKS) itu melakukan aksi dengan mengenakan topeng Amien Rais, Fadli Zon, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN), Nanik S Deyang, dan Koordinator Juru Bicara BNP Prabowo-Sandi, Dahnil Anzhar.
Selain mengenakan topeng, massa juga mengenakan baju tahanan dengan tangan diborgol. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan Seret Fadli Zon Karena Turut Sebar Hoax.
Saat aksi berlangsung, lalu lintas di depan PN Jaksel terpantau macet. Aksi yang dilakukan puluhan orang ini dikawal beberapa personel Kepolisian.
Koordinator Front Penegakan Keadilan Sosial, Dullah mengatakan tujuan demontrasi untuk meminta JPU untuk menghadirkan Fadli Zon sebagai saksi sidang Ratna. Fadli dianggap menjadi awal mula penyebaran berita hoaks Ratna Sarumpaet.
"Harusnya sejak awal Fadli Zon suruh dipanggil untuk memberikan kesaksian di persidangan. Hakim jangan takut dong sama Fadli Zon," ujar Dullah di depan Gedung PN Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).
Dullah juga mendesak Majelis Hakim PN Jaksel menjatuhkan hukuman seberat-beratnya terhadap Ratna. "Hukum Ratna seberat-beratnya," katanya.
(dam)