Salip Partai Lama, Elektabilitas Perindo Masuk 6 Besar

Sabtu, 06 April 2019 - 08:46 WIB
Salip Partai Lama, Elektabilitas...
Salip Partai Lama, Elektabilitas Perindo Masuk 6 Besar
A A A
JAKARTA - Partai Perindo menjadi satu-satunya partai politik baru yang paling berpeluang lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 4% pada pemilihan umum (pemilu) 17 April 2019.

Bahkan elektabilitas partai besutan Hary Tanoesoedibjo (HT) itu menyalip sejumlah partai lama dan masuk enam besar parpol peserta Pemilu 2019. Berdasarkan survei terbaru LSI Denny JA, elektabilitas Perindo sebesar 3,9% sama dengan PKS. Sementara PAN masih bertengger diangka 3,1%, PPP 2,9% dan NasDem 2,5%.

Adapun tiga partai lama lainnya yaitu Hanura, PBB dan PKPI diperkirakan tidak lolos PT karena tak pernah melewati angka 1%. Elektabilitas Hanura 0,9%, PBB 0,2%, dan PKPI 0,1%. Dalam survei itu, posisi parpol teratas masih diduduki PDIP dengan elektabilitas 24,6%, disusul Gerindra 13,4%, kemudian Golkar 11,8%, Demokrat 5,9% dan PKB 5,8%.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar mengatakan, Perindo menjadi satu-satunya partai baru yang paling potensial menembus PT 4%. Selain elektabilitas yang sudah sangat tipis dengan batas PT, survei juga memiliki margin of error yang bisa mendongkrak elektabilitas Perindo.

"Jika margin of error dinaikkan ke atas atau dibulatkan ke atas, maka Perindo memiliki peluang lolos PT. Berbeda dengan tiga partai baru lainnya masih cukup berat untuk lolos PT seandainya margin of error nya dinaikkan," kata Rully di Kantor LSI Denny JA, Jakarta, kemarin.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada 18-26 Maret 2019 dengan menggunakan 1.200 responden di 34 provinsi di Indonesia dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Sementara margin of error survei 2,8%. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei.

Menurut Rully, ada sejumlah faktor yang membuat tingkat keterpilihan Perindo itu terus melonjak. Pertama adalah program partai yang langsung menyentuh lapisan masyarakat ketika para kader turun ke lapangan.

“Jadi kita tahu ada asuransi, ada UKM, Gerobak Perindo, dan segala macam. Lalu ada program yang langsung menyentuh ke masyarakat, ada fogging dan lain-lain. Ini dilakukan secara serentak di tingkat nasional. Itu yang membuat kenapa Perindo cepat untuk naik,” ungkapnya.

Faktor kedua, kata dia, tak bisa dimungkiri bahwa ketokohan Ketua Umum Partai Perindo HT juga mampu mendongkrak elektabilitas partai berlambang burung rajawali itu. “HT juga termasuk top five (lima teratas) ketua umum partai yang paling dikenal masyarakat. Ini pernah terungkap dalam survei kami sebelumnya. Figur HT mempunyai figur tersendiri di mata publik,” ujarnya.

Selanjutnya, faktor ketiga yang membuat elektabilitas Perindo terdongkrak adalah saluran media massa yang dimiliki HT. Dikatakan Rully, faktor yang satu ini juga sangat berpengaruh. Sebab, media massa mempermudah Partai Perindo mengenalkan berbagai program kerja dan para calegnya di masa-masa kampanye.

“Faktor keempat adalah finansial. HT juga masuk ke dalam daftar 20 besar orang terkaya di Indonesia. Secara finansial, dia bisa mengongkosi, ibaratnya kerja-kerja politik di lapangan,” tandas Rully.

Selain elektabilitas partai, hasil survei juga memotret pengaruh caleg atau figur yang berpengaruh dalam menggaet suara dibandingkan parpol. Hampir 60,3 % publik menyatakan lebih mempertimbangkan memilih caleg yang dikenal dalam pemilu nanti. Dan hanya 26,6 % publik yang menyatakan lebih mempertimbangkan memilih parpol.

“Meski faktor caleg cukup penting dalam menopang posisi dan dukungan parpol namun persoalannya adalah tak banyak caleg mampu menopang suara partai. Caleg yang mampu menopang suara partai politik adalah caleg yang dikenal oleh pemilih," ujarnya.

Ironisnya, kata Rully, berdasarkan hasil survei ternyata hanya 25,8% publik yang menyatakan mengenal caleg yang akan mereka pilih nanti. Sementara 70,6 % mengaku tak mengenal caleg yang akan dipilih. Artinya bahwa suara dan posisi parpol di pemilu nanti sangat ditentukan oleh kemampuan partai bagaimana mengoptimalkan pengaruh caleg terhadap partai politik.

"Mereka yang menyatakan lebih mempertimbangkan memilih caleg yang dikenal dibandingkan memilih partai politik saja, merata di semua segmen pemilih," tuturnya.

Dari segmen agama, baik di pemilih muslim maupun non muslim mayoritas menyatakan akan lebih mempertimbangkan caleg yang dikenal untuk dipilih dibandingkan hanya memilih parpol saja. Di pemilih muslim sebesar 60,6 % menyatakan lebih mempertimbangkan caleg yang dikenal dan 57,6 % pemilih non muslim menyatakan lebih mengutamakan caleg dikenal dibanding hanya memilih partai politik saja.

Di segmen pendidikan, baik yang berpendidikan rendah maupun tinggi, mayoritas lebih mempertimbangkan memilih caleg dibandingkan dengan memilih partai politik. Survei LSI Denny JA juga menunjukan bahwa semakin tinggi pendidikan, semakin tinggi pula keinginan mereka untuk lebih mempertimbangkan caleg daripada hanya partai politik saja. Persepsi ini juga pararel dengan tingkat pendapatan pemilih. Baik mereka yang wong cilik maupun mereka yang kelas ekonomi mapan, mayoritas menyatakan lebih mempertimbangkan caleg yang dikenal dibanding hanya memilih partai politik saja.

"Mereka yang punya akun media sosial maupun mereka yang tidak punya akun media sosial, mayoritas juga lebih mempertimbangkan memilih caleg yang dikenal dibandingkan dengan hanya memilih partai politik saja," urainya.

Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, sejumlah kegiatan yang dilakukan Perindo seperti bazar murah dan fogging serentak di Indonesia menunjukkan pedulian partai terhadap masyarakat kecil yang selama ini kurang diuntungkan.

"Ada banyak hal yang dilakukan partai dalam rangka penguatan partai. Caleg diminta untuk down to earth melakukan kampanye door to door. Dan itu harus diperkuat dalam rangka menyosialisasikan seluruh program-program partai," tuturnya.

Menurutnya, hasil survei merupakan bagian dari modal elektabilitas. Angka yang didapatkan akan digandakan dengan aktivita politik yang sangat gencar dilakukan Perindo.

"Kita juga ada kampanye terbuka, bagaimana mengajak komponen masyarakat bergabung dengan Perindo karena kita punya kelebihan banyak hal. Soal program dan juga visi partai yang memang sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil. Dan ada komitmen untuk membangun bangsa ini dari bawah yang itiu tidak dimiliki oleh yang lain. Itu yang ditunjukan oleh Perindo," urainya.

Rofiq mencontohkan kegiatan fogging serentak yang dilakukan Perindo, selain sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat juga sebagai media kampanye yang langsung menyentuh ke bawah. Langkah ini dinilai sangat efektif karena para pengurus partai dan juga caleg bisa langsung bersentuhan dan berdialog dengan masyarakat bawah.

"Jadi kami beri fogging, tapi beri kami kesempatan untuk menyampaikan visi misi parpol. Itu yang menjadi modal buat masyarakat untuk lebih mengenal Partai Perindo," tuturnya. (Abdul Rochim)
(nfl)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved