Mensos Kunjungi dan Beri Bantuan untuk Korban Gempa dan Longsor NTB

Selasa, 19 Maret 2019 - 11:03 WIB
Mensos Kunjungi dan...
Mensos Kunjungi dan Beri Bantuan untuk Korban Gempa dan Longsor NTB
A A A
LOMBOK TIMUR - Sehari setelah gempa dan tanah longsor melanda sebagian wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita bertolak ke wilayah terdampak bencana untuk melihat lebih dekat proses penanganan bencana, Senin (18/3/2019).

Mensos Agus langsung mendatangi dan menghibur warga yang terdampak gempa. Dia mengatakan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah rakyatnya yang mengalami musibah. "Kemarin kami dapat berita terjadi gempa di sini, tidak sampai 24 jam kami langsung hadir saat ini melihat keadaan ibu dan bapak yang mengalami musibah, sekaligus membawa bantuan," tutur Mensos saat menyerahkan santunan dan bantuan di Dusun Selong, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur.
Mensos Kunjungi dan Beri Bantuan untuk Korban Gempa dan Longsor NTB

Dalam kunjungan ini Mensos Agus menyerahkan santunan dan bantuan logistik berupa santunan ahli waris untuk tiga korban meninggal masing-masing Rp15 juta dan logistik tanggap darurat tahap pertama sebesar Rp786.878.190.

Bantuan logistik Kementerian Sosial untuk Lombok Timur terdiri dari 1.000 paket lauk pauk siap saji, velbed 190 unit, 142 kasur, 3.239 bungkus mie instan, 645 paket lauk pauk, 280 lembar tenda gulung, 160 paket family kit, 314 paket makanan anak, 151 paket food ware, 280 selimut, 158 peralatan dapur, 10 payung, 120 paket sandang, 146 paket kids ware, dan 2 unit tenda serbaguna.

Mensos menjelaskan pada tahap awal setelah bencana, telah dilakukan evakuasi korban bencana dan kaji cepat kebutuhan warga agar bantuan dapat segera dikirimkan.

Sebanyak 156 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Indonesia telah diterjunkan ke lokasi. Terdiri dari 20 Tagana Provinsi, 1 Tagana Kota Mataram, 55 Tagana Kabupaten lombok Barat, 20 Tagana Kabupaten Lombok Tengah, 40 Tagana Kabupaten Lombok Timur dan 20 Tagana Kabupaten Lombok Utara.

"Tugas Tagana selain membantu distribusi logistik juga memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) khususnya kepada kelompok rentan di antaranya anak-anak, ibu-ibu, lansia, dan penyandang disabilitas. Karena kondisi psikologis mereka baru pulih dari serangkaian gempa tahun lalu dan kini bencana itu terulang kembali," katanya.

Seperti diketahui gempa berkekuatan magnitudo 5.8 dan gempa susulan magnitudo 5.2 terjadi pada 17 Maret 2019 pukul 15.07 WIT. Gempa dirasakan di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur dan mengakibatkan tanah longsor di Air Terjun Tiu Kelep Kabupaten Lombok Utara.

Usai menyalurkan santunan dan bantuan, Mensos mengunjungi RSUD Provinsi NTB dan menemui beberapa WNA asal Malaysia yang menjadi korban luka. Menteri menyampaikan rasa simpati dan memberi semangat kepada dua orang ibu yang dirawat di ruang ICU.

"Pemerintah memastikan akan memberikan bantuan perawatan semaksimal mungkin sampai para korban sembuh dan bisa kembali ke negaranya," tutur Mensos saat bertatap muka dengan para wisatawan WNA asal Malaysia.

Mensos pada kesempatan tersebut menyerahkan bantuan santunan ahli waris untuk dua orang ahli waris masing-masing Rp15.000.000. Kedua ahli waris yakni suami korban dan anak korban menerima santunan seraya memeluk erat Mensos. Keduanya tampak menitikkan air mata terharu.

Kepada awak media, Kepala Biro Humas Kemensos Sonny W. Manalu menjelaskan berdasarkan data sementara (Senin, 18/3) dari Dinsos Kabupaten Lombok Timur, jumlah rumah rusak akibat gempa bumi di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur sebanyak 4.456 unit terdiri dari rumah rusak berat 869 unit dan sisanya rusak ringan.

Adapun jumlah meninggal dunia sebanyak tiga orang terdiri dari satu warga Lombok Utara, dua WNA wisatawan Malaysia.

Turut mendampingi Mensos dalam kunjungan kerja ini adalah Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy, Pangdam IX/Udayana Benny Susianto, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat.
(akn)
Berita Terkait
Kinerja Kemensos Dinilai...
Kinerja Kemensos Dinilai Sudah Berada di Jalur yang Benar
Hari Pahlawan, Kemensos...
Hari Pahlawan, Kemensos Silaturahmi dan Beri Tunjangan Kehormatan
Peluncuran Program Pejuang...
Peluncuran Program Pejuang Muda Kemensos
Kemensos Dinilai Mampu...
Kemensos Dinilai Mampu Bekerja dengan Baik di Tengah Pandemi
Dikurung Selama 12 Tahun,...
Dikurung Selama 12 Tahun, Perempuan ODGJ di Indramayu Dapat Perhatian Kemensos
Gedung Kementerian Sosial...
Gedung Kementerian Sosial di Salemba Raya Terbakar
Berita Terkini
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved