Kasus Andi Arief Dinilai Pengaruhi Elektabilitas Partai Demokrat

Selasa, 05 Maret 2019 - 21:37 WIB
Kasus Andi Arief Dinilai...
Kasus Andi Arief Dinilai Pengaruhi Elektabilitas Partai Demokrat
A A A
JAKARTA - Tertangkapnya Politikus Demokrat Andi Arief atas dugaan penyalahgunaan narkoba di Hotel Peninsula Minggu (3/3) kemarin diprediksi akan menurunkan elektabilitas Demokrat di pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa kala menilai Andi Arief lebih memiliki keterkaitan yang erat dengan Partai Demokrat ketimbang Prabowo-Sandi, sehingga nantinya diprediksi akan merugikan partai berlambang mercy tersebut.

"Efeknya lebih banyak terkena ke partainya, karena dia lebih mengatasnamakan seorang partai daripada seorang pendukung dari pasangan calon Prabowo-Sandiaga. Oleh karena itu masyarakat juga lebih banyak melihat sisi historisnya," ujar Ardian di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta, Selasa(5/3/2019).

(Baca juga: Fahri Hamzah Sebut Kasus Andi Arief Pengaruhi Citra Jokowi)


Ardian pun mengungkapkan bahwa kasus Andi Arief akan berbuah buruk terhadap Demokrat jika tidak segera dicari solusinya. Sebab suara Demokrat sudah sangat jatuh pasca banyak kadernya yang tersangkut kasus korupsi pada Pilpres 2014.

"Ini akan membuat Partai Demokrat perlu energi baru untuk bisa reborn. Karena yang kita tahu Demokrat pada 2009 dia menang pemilu dengan suara 30% pada waktu itu, tapi kemudian kadernya banyak tersangkut kasus korupsi, jadi pada 2014 suaranya merosot sampai 10%. Sekarang di survei mungkin sekitar 6%," ungkap Ardian.

Namun, sikap Demokrat yang menyerahkan sepenuhnya kasus Andi Arief ke pihak kepolisian perlu diapresiasi. Karena dari situ terlihat Demokrat berusaha meyakinkan publik bahwa kasus tersebut tak ada kaitannya dengan partainya.

"Sejauh ini yang akan Demokrat lakukan misalnya akan melindungi, tetapi juga akan menyerahkan proses hukum yang berlaku, ini jadi poin plus. Pada intinya, ketika ada sebuah krisis dalam satu partai, bagaimana mereka bisa meyakinkan publik bahwa krisis ini bukan merupakan bagian dari partai," tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Fakta Buruk Tentang...
Fakta Buruk Tentang Sabu, Barang Bukti Millen Cyrus
Polisi Ciduk Penyuplai...
Polisi Ciduk Penyuplai Sabu Ridho Ilahi di Bandung
Telusuri Lama Pemakaian...
Telusuri Lama Pemakaian Narkoba, Polisi Tes Rambut Ridho Ilahi
Diciduk karena Sabu,...
Diciduk karena Sabu, Urine Aktor FTV Ridho Ilahi Negatif Narkoba
Polisi Ciduk 1 Pria...
Polisi Ciduk 1 Pria Terkait Kasus Sabu Catherine Wilson
Berita Terkini
Londo Ireng di Republik...
Londo Ireng di Republik Antikritik
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Royal Dinner UKSW, Sultan...
Royal Dinner UKSW, Sultan Ternate ke-49 Desak Sahkan RUU Masyarakat Adat
Presiden Prabowo Dijadwalkan...
Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved