Bangun Karakter Bangsa Tak Cukup Nyanyi Indonesia Raya di Bioskop

Jum'at, 01 Februari 2019 - 14:57 WIB
Bangun Karakter Bangsa...
Bangun Karakter Bangsa Tak Cukup Nyanyi Indonesia Raya di Bioskop
A A A
JAKARTA - Surat imbauan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi agar pengelola bioskop memutar lagu Indonesia Raya sebelum pemutaran film hanya berlaku dua hari. Surat yang diterbitkan pada Rabu 30 Januari 2019 itu akhirnya dicabut pada Jumat (1/2/2019) haru ini.
Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai imbauan Menpora bermaksud baik untuk untuk menanamkan nasionalisme terutama di kalangan anak muda.
"Imbauan tersebut mungkin didasarkan pada realitas menurunnya nasionalisme di kalangan generasi muda yang mulai tergerus oleh budaya luar. Anak-anak muda cenderung menyukai film, musik hingga pilihan makanan Korea," ujar Karyono kepada SINDOnews, Jumat (1/2/2019).(Baca juga: Baru Diteken, Imbauan Nyanyi Indonesia Raya di Bioskop Dibatalkan )
Kendati demikian, kata dia, ada banyak cara untuk memperkokoh rasa nasionalisme. Dia pun menilai imbauan Menpora agar penonton bioskop menyanyi Indonesia Raya berlebihan.

"Pasalnya, dalam menanamkan rasa cinta Tanah Air tidak cukup menonjolkan aspek simbolis dan artifisial. Tapi yang lebih penting adalah melalui sistem pendidikan dan pendekatan kebudayaan," jelasnya.

Menurut Karyono, tantangan terbesar adalah bagaimana membuat sistem pendidikan dan budaya yang mampu membentuk cara berpikir, karakter dan kepribadian generasi yang mencintai bangsa dan negara.

"Dalam rangka mewujudkan nation character building yang nasionalis tidak cukup dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya di gedung bioskop dan sekadar mengangkat simbol-simbol negara," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Karyono, faktor yang lebih penting lagi adalah melakukan pendekatan yang lebih nyata, yaitu dengan kebijakan pemberdayaan pembangunan ekonomi yang merata, mengurangi kesenjangan.

"Selain itu, negara juga harus memberikan berbagai apresiasi kepada warga negara yang memiliki prestasi di berbagai bidang. Dengan demikian, secara otomatis nasionalisme akan tumbuh dan semakin kokoh," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Kuatkan Ekonomi Borneo,...
Kuatkan Ekonomi Borneo, Partai Perindo-Kementerian Pemuda, Olahraga, dan Pengembangan Kewirausahaan Sarawak Siap Kolaborasi
GEMURA Usulkan Pemisahan...
GEMURA Usulkan Pemisahan Kemenpora Jadi Dua Kementerian
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
Dispora dan ISSI DKI...
Dispora dan ISSI DKI Gelar Kejuaraan sebagai Persiapan Menuju POPNAS 2023 dan PON 2024
Wakil Wali Kota Buka...
Wakil Wali Kota Buka Seleksi Duta Pemuda Kota Tangerang Tahun 2022
Berita Terkini
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved