Gerakan Peduli TNI-Polri Berharap Dua Institusi Ini Solid

Sabtu, 29 Desember 2018 - 03:01 WIB
Gerakan Peduli TNI-Polri...
Gerakan Peduli TNI-Polri Berharap Dua Institusi Ini Solid
A A A
JAKARTA - Elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Peduli TNI-Polri menyayangkan adanya upaya segelintir orang ingin melemahkan soliditas TNI-Polri.

Presidium Gerakan Peduli TNI-Polri Omar Aram menegaskan, TNI dan Polri merupakan satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Selain itu TNI-Polri juga bertugas mengayomi dan melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa pandang bulu, TNI-Polri milik kita semua," kata Omar kepada wartawan, Jumat (28/12/12).

Kata Omar, TNI-Polri bersikap netral tidak memihak satu kelompok atau segelintir orang. Politik yang dianutnya adalah untuk kepentingan negara.Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dari semua elemen bangsa agar soliditas TNI-Polri terjaga dengan baik.

Namun dia meyayangkan, ada pihak yang diindikasikan berencana melakukan aksi unjuk rasa di markas TNI dengan memanfaatkan insiden pengrusakan Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Padahal, kata pendiri sekaligus Sekjen Komunitas Rumah Jokowi ini, peristiwa tersebut sudah ditangani sesuai hukum yang berlaku di masing-masing institusi, yakni TNI-Polri.

"Kami sebagai pihak yang peduli terhadap TNI-Polri mengimbau agar seluruh rakyat Indonsia menghormati kerja mereka. Dua institusi ini jangan dibentur-benturkan dong," tukasnya.

"Serahkan penyelesaian segala permasalahan yang mengaitkan TNI-Polri kepada aturan yang telah mereka miliki sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan campuri yang justru dapat menimbulkan kekisruhan. Selama ini TNI-Polri telah membuktikan profesionalismenya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara," tambahnya.

Pendiri Rumah Indonesia Satu ini juga mengingatkan agar jangan ada pihak yang mempolitisasi hubungan TNI-Polri hanya untuk kepentingan golongan atau segelintir orang. Menurutnya, jika soliditas TNI-Polri terjaga dengan baik maka negara akan aman dan rakyat tenteram.

"Kami menyayangkan adanya rencana aksi dari elemen tertentu yang berencana mendemo TNI. Kami sebagai masyarakat yang peduli terhadap kesolidan TNI-Polri siap membela," tegas Omar.

"Bagi kami adalah harga mati dan tidak ada kompromi kepada pihak-pihak yang ingin mengganggu soliditas kedua institusi ini. Mereka ingin merongrong kewibawaan dan independensi TNI-Polri," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
5 Jenderal TNI-Polri...
5 Jenderal TNI-Polri yang Dikenal Sederhana dan Tak Suka Hidup Bermewah-mewahan
Panglima TNI dan Kapolri...
Panglima TNI dan Kapolri Mantapkan Sinergitas TNI Polri di Papua
Tingkatkan Sinergi,...
Tingkatkan Sinergi, Kadiv Humas Polri Terima Kunjungan Kapuspen TNI
Usia Pensiun Prajurit...
Usia Pensiun Prajurit TNI dari Pangkat Terendah hingga Tertinggi
Rakornis Puspom-Propam...
Rakornis Puspom-Propam Polri, Panglima TNI Minta Para Personel Lebih Humanis
Soal Bentrok TNI-Polri,...
Soal Bentrok TNI-Polri, Pengamat: Perlu Riset untuk Temukan Embrio Masalah
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved