Penjelasan Duta Besar China Terkait Situasi Muslim Uighur

Sabtu, 29 Desember 2018 - 04:03 WIB
Penjelasan Duta Besar...
Penjelasan Duta Besar China Terkait Situasi Muslim Uighur
A A A
JAKARTA - Duta besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xiao Qian menjelaskan, situasi sebenarnya yang terjadi di Xinjiang, khususnya bagi umat muslim Uighur. Hal ini disampaikan Xiao dalam kunjungannya ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

"Dalam pertemuan tadi saya sempat menjelaskan situasi sebenarnya di Xinjiang pada saat ini. Daerah Xinjiang secara umumnya cukup baik di bidang politik, ekonomi maupun sosial. Masyarakat diberbagai suku termasuk muslim Uighur sangat menikmati kehidupan berbahagia dan menikmati kebebasan beragama," ujar Xiao dalam jumpa pers di Gedung Pusat Dakwah Muhammdiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2018).

Xiao juga menampik isu miring terkait lembaga dan pendidikan vokasi yang dibuat pemerintah otonomi di Xinjiang. Dirinya menjelaskan salah satu tujuan utama pendidikan itu adalah menyediakan pendidikan dan pelatihan vokasi secara gratis dan sukarela kepada masyarakat khususnya yang rentan terhadap berbagai macam bentuk kekerasan.

"Kursus yang disediakan oleh lembaga pelatihan itu termasuk produksi bagian kopi, pengolahan makanan, produksi elektronik, vokasi dan pencetakan dan juga ada.
Konten belajarnya adalah bahasa mandarin ilmu pengetahuan hukum, pelatihan kerja dan kepentingan lainya," jelasnya.

Xiao juga mengungkapkan pelatihan itu bersifat sukarela, dan juga selama pelatihan para pelajar dibayar gaji, dan juga dilindungi.
Dan setelah para pelajar lulus akan direkomendasikan kepada perusahaan lokal sesuai dengan keterampilan, mendapat pekerjaan, mendapat menikmati kehidupan yang baik.

Selain itu, kata Xiao, pemerintah Tiongkok sangat mempersilahkan masyarakat Indonesia khususnya umat muslim untuk berkunjung ke Xinjiang untuk melihat secara langsung aktifitas dan pendidikan vokasi bagi umat muslim Uighur.

"Kami juga menyambut baik teman-teman di Indonesia khususnya teman-teman dari Muhammadiyah untuk berkunjung ke Tiongkok untuk melihat bagaimana sebenarnya Tiongkok itu," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
ICC Tolak Investigasi...
ICC Tolak Investigasi Penindasan China Terhadap Muslim Uighur
Langka, Israel Kecam...
Langka, Israel Kecam Penindasan China terhadap Muslim Uighur
Bungkam Soal Penindasan...
Bungkam Soal Penindasan Muslim Uighur, OKI Dituding Bersekongkol dengan China
Miliarder Ini Ngaku...
Miliarder Ini Ngaku Tak Peduli Soal Penindasan Muslim Uighur di China
Suarakan Solidaritas,...
Suarakan Solidaritas, OIC Youth Indonesia Gelar Seminar soal Uighur
Tanpa Alasan Jelas,...
Tanpa Alasan Jelas, China Hukum Ilmuwan Uighur Penjara Seumur Hidup
Berita Terkini
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved