Syukuran PSHT, Ibas Ajak untuk Terus Kuatkan Persatuan Bangsa

Rabu, 19 Desember 2018 - 21:54 WIB
Syukuran PSHT, Ibas...
Syukuran PSHT, Ibas Ajak untuk Terus Kuatkan Persatuan Bangsa
A A A
JAKARTA - Sejak bergabung menjadi salah anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Anggota Komisi X DPR Edhie Baskoro Yudhoyono yang akrab disapa Ibas semakin tersulut semangatnya untuk membela kepentingan rakyat Indonesia.Hal ini disampaikan Ibas dalam Orasi Kebangsaan, acara Syukuran Warga PSHT Cabang Pacitan yang digelar di Gedung Gasibu, Pacitan, Jawa Timur, Selasa 18 Desember 2018.
Suasana khas penyambutan warga baru PSHT begitu kental, pertunjukan seni bela diri khas Indonesia ini. Dalam Orasinya Ibas mengungkapkan, PSHT tidak bisa lepas dari sejarah bangsa Indonesia, PSHT juga merupakan alat perjuangan dalam merintis kemerdekaan.

"PSHT adalah pencak silat kultural yang didirikan sejak tahun 1922 oleh Ki Hajar Hardjo Oetomo, salah satu pahlawan perintis kemerdekaan Indonesia, keberadaan PSHT tidak terlepas dari sejarah bangsa Indonesia karena PSHT didedikasikan oleh perintisnya adalah sebagai alat perjuangan untuk merintis kemerdekaan dan memerdekakan Indonesia dari penjajahan," kata Ibas dalam siaran pers, Rabu (1912/2018).

Dikatakan Ibas, PSHT harus dioptimalkan untuk kepentingan bangsa dan negara agar semangat kesatuan tidak mudah luntur. "Agar semangat kesatuan dan persatuan yang dulu digaungkan para pahlawan kita tidak pernah luntur," ucap putra bungsu Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Menjadi warga PSHT, dikatakan Ibas membuat tingkat kesadaran yang tinggi akan cita-cita bangsa. "Dengan PSHT, akan terbentuk kesadaran yang tinggi, bahwa kemerdekaan yang dicita-citakan oleh para pahlawan terdahulu merupakan keinginan luhur yang hingga hari ini terus menjadi spirit perjuangan oleh para penerusnya," tutur dia.

Ibas menegaskan, hakikat hidup itu berkembang menurut kodrat iramanya masing-masing menuju kesempurnaan. "Kehidupan manusia sebagai mahkluk Tuhan yang terutama, hendak menuju keabadian kembali kepada causa prima titik tolak segala sesuatu yang ada," ungkapnya.

"Melalui tingkat ke tingkat namun tidak setiap insan menyadari bahwa apa yang dikejar-kejar itu telah tersimpan menyelinap di lubuk hati nuraninya," tambahnya.

Menurut Ibas, makna Setia Hati dalam PSHT adalah sebuah penyadaran diri. "Setia hati, sadar menyakini akan hakiki hayati itu dan akan mengajak serta para warganya menyingkap tabir atau tirai selubung hati nurani dimana Sang Mutiara Hidu bertahta," ungkapnya.

Dikatakan juga, Pencak silat salah satu ajaran Setia Hati dalam tingkat pertama berintikan seni olah raga yang mengandung unsur pebelaan diri untuk mempertahankan kehormatan, keselamatan dan kebahagiaan dari kebenaran terhadap setiap penyerang.

"Dalam pada itu Setia Hati sadar dan yakin bahwa sebab utama dari segala rintangan dan malapetaka serta lawan dari kebenaran hidup yang sesungguhnya bukanlah insan, mahkluk atau kekuatan yang diluar dirinya; Oleh karena itu pencak silat hanyalah suatu syarat untuk mempertebal kepercayaan kepada diri sendiri dan mengenal diri pribadi," tukas Ibas.

Makna silat, dikatakan Ibas, bukan hanya olah raga tetapi juga olah jiwa, agar hidup lebih bijaksana. "Maka Setia Hati pada hekikatnya tanpa mengingkari segala martabat-martabat keduniawian, tindak kandas atau tenggelam pada jajaran Pencak Silat sebagai pendidikan ketubuhan saja, melainkan lebih menyelami kedalam lambang pendidikan kejiawaan untuk memiliki sejauh-jauh kepuasan hidup abadi lepas dari pengaruh rangka dan suasana," ucapnya.Untuk diketahui, Ibas resmi bergabung sebagai warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) tingkat 1. Tak pelak, keinginannya menjadi pesilat itu disambut hangat oleh keluarga besar organisasi pesilat terbesar di dunia tersebut saat wisuda sebagai anggota tingkat 1 oleh Padepokan PSHT Pusat Madiun di Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, Jatim, Rabu (12/9) lalu.
(maf)
Berita Terkait
Antisipasi Bentrokan,...
Antisipasi Bentrokan, Pos Ormas di Tangerang Dibongkar Paksa
Tampang Empat Anggota...
Tampang Empat Anggota GRIB Jaya Pelaku Perusakan Aset PT KAI di Semarang
Dodi Reza Alex Noerdin...
Dodi Reza Alex Noerdin Hadiri Silaturahmi dengan Ketum Ormas MKGR
Jambore Tuntas Dilaksanakan,...
Jambore Tuntas Dilaksanakan, AMP Lahirkan Kader Pelopor
Sebanyak 150 Ormas Ikut...
Sebanyak 150 Ormas Ikut Jambore Ormas Jabar 2024
Muktamar XXI Mathla’ul...
Muktamar XXI Mathla’ul Anwar Resmi Dibuka, Menag Tegaskan Pentingnya Peran Organisasi Keagamaan
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved