Jokowi Ajak Masyarakat Aktif Jaga Budaya Indonesia

Senin, 10 Desember 2018 - 12:31 WIB
Jokowi Ajak Masyarakat...
Jokowi Ajak Masyarakat Aktif Jaga Budaya Indonesia
A A A
JAKARTA - Kesadaran sebagai bangsa besar yang dibangun di atas keragaman budaya, agama, bahasa, etnis, dan suku bangsa yang direkatkan oleh Pancasila adalah kunci untuk bertahan di tengah persaingan peradaban dunia.

Hal itu menunjukkan keragaman budaya dan Pancasila adalah identitas bangsa Indonesia yang harus didukung secara penuh oleh seluruh elemen bangsa.Untuk mewujudkan itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk senantiasa membangkitkan optimisme yang mampu menggugah rasa nasionalisme dan kebanggaan menjadi Indonesia.
Saat ini Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. UU itu menjadi arah pemajuan kebudayaan nasional yang bertujuan memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa.

Melalui UU tersebut, telah ditetapkan 255 Warisan Budaya Tak Benda dalam Acara Apresiasi Warisan Budaya Takbenda Tahun 2018. Diserahkan pula sertifikat penghargaan kepada 30 provinsi yang karya budayanya telah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Dengan penetapan ini, Indonesia memiliki 819 Warisan Budaya Takbenda dari 8.065 karya budaya

Kaitan hal ini, Presiden Joko Widodo mengajak elemen bangsa aktif meluhuri dan melestarikan budaya bangsa Indonesia.

Sikap itu dinilainya penting mengingat perkembangan zaman dan teknologi yang semakin cepat serta semakin tingginya penetrasi budaya lain masuk ke Indonesia.

Presiden mengungkapkan itu saat menghadiri acara Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 di Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu 9 Desember 2018.

"Kita harus selalu ingat untuk terus aktif meluhuri kebudayaan Indonesia, kebudayaan nusantara dan sekaligus menguatkan dan mengembangkannya dalam menghadapi perkembangan zaman tersebut," tuturnya.

Dia yakin bangsa Indonesia memiliki kekhasan sendiri dibanding bangsa-bangsa lain. Kebudayaan dan ilmu pengetahuan serta peradaban bangsa Indonesia dikatakannya lahir dari pengalaman panjang menghadapi perkembangan zaman dan upaya dalam memecahkan berbagai persoalan.

"Oleh karena itu, mengakar kuat kepada peradaban Indonesia adalah utama. Namun, menjaga budaya untuk terus tumbuh di tengah interaksi belantara budaya-budaya dunia adalah tantangannya," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
KEN 2024 Resmi Digelar,...
KEN 2024 Resmi Digelar, Hadirkan Ragam Parade Festival Seni dan Budaya Indonesia
Kenalkan Budaya Nusantara,...
Kenalkan Budaya Nusantara, Perinma Gelar This is Indonesia
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Berita Terkini
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved