Respons TKN Jokowi-Ma'ruf Terkait Penetapan Tersangka Habib Bahar

Jum'at, 07 Desember 2018 - 10:37 WIB
Respons TKN Jokowi-Maruf...
Respons TKN Jokowi-Ma'ruf Terkait Penetapan Tersangka Habib Bahar
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago ikut berkomentar terkait penetapan tersangka Habib Bahar bin Smith oleh Bareskrim Mabes Polri. Pria yang akrab disapa Habib Bahar itu jadi tersangka dugaan tentang diskriminasi ras dan etnis.

Menurut Irma, penetapan tersangka Habib Bahar momentum untuk mengingatkan kepada tokoh agama agar dalam berceramah mengedepankan sopan santun dan tidak mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan sebagaimana dakwah yang dilakukan Rasullullah Muhammad SAW.

"Nah yang harusnya para ulama itu sunah rasul gitu, mengikuti rasul, jangan kemudian dengan ikut politik praktis, malah jadi alat politik," ujar Irma saat dihubungi SINDOnews, Jumat (7/12/2018).

Irma menganggap, dakwah Rasulullah perlu dicontoh sehingga para penceramah bisa memberikan panutan kepada umat yang dipimpinnya. Kembali kepada proses hukum yang menimpa Habib Bahar, Politikus Nasdem itu menganggap hal tersebut murni penegakan hukum.

Bagi Irma dalam penegakan hukum siapa pun sama di mata hukum dari presiden, tokoh agama sampai rakyat jelata. Sehingga ia berharap penetapan tersangka terhadap Habib Bahar tidak dikaitkan dengan istilah kriminalisasi terhadap ulama atau tokoh tertentu.

Irma menganggap istilah kriminalisasi akan membuat proses hukum di Indonesia terpengaruh. Menurutnya istilah kriminalisasi strategi untuk mengintervensi hukum yang tengah berlangsung.

"Iya (penetapan tersangka Habib Bahar murni penegakan hukum) dong. Masak sedikit-sedikit, kalau kemudian ada orang dengan seenaknya mencaci orang lain siapa pun dia kan ada klausul hukumnya, pencemaran nama baik. Kan (hukum) bukan untuk tokoh agama, tapi ke semua seluruh rakyat Indonesia itu," katanya.
(kri)
Berita Terkait
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Ucapannya Diduga Hina...
Ucapannya Diduga Hina Jokowi, Rocky Gerung Minta Maaf
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Usut Laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
Dokter di Malang Buka...
Dokter di Malang Buka Suara, Beberkan Kronologi Tuduhan Pelecehan Seksual yang Menjeratnya
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Berita Terkini
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
Mensesneg Benarkan Kuntadi...
Mensesneg Benarkan Kuntadi Diusulkan Jadi Calon Jampidsus: Iya, Kalau Berdasarkan Suratnya
Penyidik Kortas Tipikor...
Penyidik Kortas Tipikor Datangi Kejagung Bawa Bingkai Foto Dibungkus Kain MU hingga 3 Boks Kontainer
Kapolri Utamakan Stabilitas...
Kapolri Utamakan Stabilitas Negara, Haidar: Penegakan Hukum Tak Boleh Picu Rivalitas
Menhut Dinilai Punya...
Menhut Dinilai Punya Peran Sentral dalam Menjaga Kredibilitas Karbon Hutan
Sidang Banding Nadiem...
Sidang Banding Nadiem Makarim Digelar 5 Agustus 2026
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved