Fadli Zon Apresiasi Sikap Dubes Saudi Terkait Reuni 212
Rabu, 05 Desember 2018 - 16:49 WIB
Fadli Zon Apresiasi Sikap Dubes Saudi Terkait Reuni 212
A
A
A
JAKARTA - Cuitan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi yang mengomentari reuni akbar alumni 212 di Monas, Jakarta, Minggu 2 Desember 2018, menjadi polemik.
Pasalnya, cuitan itu membuat Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersinggung. Namun, Wakil Ketua DPR Fadli Zon membela Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah.
"Yang disampaikan oleh Dubes Arab itu adalah apresiasi terhadap suatu kegiatan umat Islam yang begitu besar, berjalan dengan tertib, berjalan dengan damai gitu ya," ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).
Menurut dia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi sudah lama di Indonesia. Dia menambahkan, Osama sangat baik dan berkawan dengan Indonesia.
"Dia sangat melindungi kepentingan-kepentingan Indonesia, termasuk dalam persoalan jamaah haji umroh mempermudah pelayanan lah itu yang saya tahu," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Selain itu, Fadli Zon menilai Osama sosok yang sangat ramah. Selama ini, kata dia, Osama tidak pernah membuat masalah.
"Soal twitnya setahu saya enggak ada tuh menyebutkan nama organisasi, nama institusi," ujar anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu.
Bahkan menurut dia, Osama layak diberikan penghargaan karena selama ini dianggapnya berjasa dalam membangun hubungan diplomatik Indonesia dengan Arab Saudi. Menurut dia, Osama tidak mempersepsikan dalam cuitannya itu.
"Dia mengapresiasi. Ya jadi enggak ada dia mempersepsikan, dan dia boleh dong berpendapat," ujar Legislator asal Bogor, Jawa Barat ini.
Sekadar diketahui, melalui akun @Os_alshuibi pada Minggu 2 Desember 2018, Dubes Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi menuliskan dalam bahasa Arab bahwa Reuni 212 merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu. Kicauannya itu dilengkapi empat foto aksi Reuni Akbar Alumni 212 beberapa hari lalu.
Pasalnya, cuitan itu membuat Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersinggung. Namun, Wakil Ketua DPR Fadli Zon membela Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah.
"Yang disampaikan oleh Dubes Arab itu adalah apresiasi terhadap suatu kegiatan umat Islam yang begitu besar, berjalan dengan tertib, berjalan dengan damai gitu ya," ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).
Menurut dia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi sudah lama di Indonesia. Dia menambahkan, Osama sangat baik dan berkawan dengan Indonesia.
"Dia sangat melindungi kepentingan-kepentingan Indonesia, termasuk dalam persoalan jamaah haji umroh mempermudah pelayanan lah itu yang saya tahu," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Selain itu, Fadli Zon menilai Osama sosok yang sangat ramah. Selama ini, kata dia, Osama tidak pernah membuat masalah.
"Soal twitnya setahu saya enggak ada tuh menyebutkan nama organisasi, nama institusi," ujar anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga itu.
Bahkan menurut dia, Osama layak diberikan penghargaan karena selama ini dianggapnya berjasa dalam membangun hubungan diplomatik Indonesia dengan Arab Saudi. Menurut dia, Osama tidak mempersepsikan dalam cuitannya itu.
"Dia mengapresiasi. Ya jadi enggak ada dia mempersepsikan, dan dia boleh dong berpendapat," ujar Legislator asal Bogor, Jawa Barat ini.
Sekadar diketahui, melalui akun @Os_alshuibi pada Minggu 2 Desember 2018, Dubes Arab Saudi Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi menuliskan dalam bahasa Arab bahwa Reuni 212 merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang atau pihak organisasi sesat, menyimpang, kurang lebih sebulan yang lalu. Kicauannya itu dilengkapi empat foto aksi Reuni Akbar Alumni 212 beberapa hari lalu.
(maf)