Presiden Jokowi: Dana Desa Jangan Balik ke Jakarta

Kamis, 22 November 2018 - 20:11 WIB
Presiden Jokowi: Dana...
Presiden Jokowi: Dana Desa Jangan Balik ke Jakarta
A A A
SEMARANG - Presoden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan gelontoran Dana Desa dari Pemerintah Pusat mestinya tak balik lagi ke Jakarta. Oleh karenanya, dana tersebut harus dikelola secara baik dengan membelanjakan material di desa-desa setempat.

“Kita harapkan dana itu betul-betul jangan ada kembali yang ke kota apalagi kembali ke Jakarta,” kata Presiden Jokowi saat sarasehan Pengelolaan Dana Desa se-Jawa Tengah di Gedung PRPP Semarang, Kamis (22/11/2018).

“Caranya seperti apa? sudah sering saya sampaikan tapi ini saya ulang lagi. Saat membelanjakan itu gunakan material-material yang ada di desa atau di kecamatan. Beli pasir, cari kali yang ada pasirnya, di tingkat desa atau di kecamatan beli di situ. Mau beli semen jangan jauh-jauh ke kota, beli di desa kalau ada kalau enggak ada beli di kecamatan,” beber mantan Wali Kota Solo itu.

Menurutnya, dengan cara tersebut maka peredaran uang tetap berada di kawasan desa atau paling jauh di wilayah kecamatan setempat. Sebab, dengan perputaran uang dalam jumlah besar di suatu wilayah maka kesejahteraan masyarakat bisa meningkat.

“Biar uangnya terus beredar di situ. Jangan kembali uang itu ke kota apalagi ke Jakarta, sehingga peredaran uang yang ada di desa atau maksimal di kecamatan itu makin tahun maka semakin membesar. Karena tanpa perputaran uang yang semakin banyak di desa, mustahil yang namanya desa itu akan meningkat kesejahteraannya. Itu teori ekonomi,” tandasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu merinci, sejak awal pemerintahannya terus meningkatkan besaran Dana Desa. Anggaran tersebut masih ditambah dari kucuran APBD baik provinsi beserta kabupaten/kota yang jumlahnya cukup besar.

“Kita lihat dana yang telah dikucurkan oleh pemerintah. Tahun 2015 Rp20 triliun, 2016 Rp47 triliun, 2017 Rp60 triliun, 2018 Rp60 triliun, tahun depan 2019 Rp70 triliun. Naik terus. Contoh di Jawa Tengah tahun ini mendapatkan Rp6,7 triliun,” tukas dia.
(pur)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Kunjungan...
Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Italia, Inggris Raya, dan UEA
Kunjungan Presiden Jokowi...
Kunjungan Presiden Jokowi di Bandung
Jokowi Sebut Kunjungannya...
Jokowi Sebut Kunjungannya Wujud Kepedulian Indonesia, Presiden Ukraina: Terima Kasih!
Akhiri Kunjungan Kerja...
Akhiri Kunjungan Kerja di UEA, Presiden Jokowi Kembali ke Tanah Air
Usai Tak Menjabat Presiden,...
Usai Tak Menjabat Presiden, Jokowi Ngaku Ingin Jadi Rakyat Biasa Kembali ke Solo
Tiba di Banggai, Jokowi...
Tiba di Banggai, Jokowi Disambut Meriah Ketua Adat dan Masyarakat
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved