Keluarga Dinilai Kunci dari Keberhasilan Pembangunan Manusia

Jum'at, 16 November 2018 - 19:35 WIB
Keluarga Dinilai Kunci...
Keluarga Dinilai Kunci dari Keberhasilan Pembangunan Manusia
A A A
JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar acara Ekspose Pengembangan Parameter Aplikasi dan Modul Kesiapan Berkeluarga bagi Remaja di Kantor BKKBN, Jakarta.

Acara ini ditujukan untuk mengantisipasi kemajuan dari revolusi industri 4.0. Saat ini Revolusi Industri 4.0 menjadi harapan sekaligus tantangan bagi keluarga di Indonesia.

Keluarga kini dituntut untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang dan mempengaruhi kehidupan setiap anggota keluarga secara struktural maupun kultural.

Peran BKKBN serta beberapa kementerian dan lembaga pemerintah seperti Kementerian PPN/Bappenas, Kemdiknas, Kemenristek & Dikti, PP&PA, BKKBN serta jajarannya, perguruan tinggi dan lainnya, belum dirasakan optimal dalam memfasilitasi dan mendampingi keluarga Indonesia dalam mendidik anak untuk menghasilkan SDM berkualitas.

Dan apa yang dilakukan BKKBN dan mitra kerja tidak sama cepat dengan perubahan nilai-nilai kehidupan keluarga yang sedemikian kencang berubah akibat diterpa berbagai informasi digital. Teknologi informasi begitu cepat dan bebas menembus ruang-ruang pribadi keluarga.

"Akibatnya, Indonesia dalam ‘bahaya”, menuju pada tatanan nilai-nilai baru yang jauh dari cita-cita founding fathers negara ini," ujar Deputi Keluarga Sejahtera & Pembangunan Keluarga BKKBN M Yani, di Kantor BKKBN, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Maka dari itu, Yani menjelaskan sejatinya di era Revolusi Industri 4.0 pembangunan keluarga harus memiliki format baru agar sejalan dengan era revolusi industri kekinian.

"Keluarga merupakan kunci dari keberhasilan pembangunan manusia di era Revolusi Industri 4.0, yang pada gilirannya berpengaruh juga pada pencapaian bonus demografi. Jika saja momentum bonus demografi di era Revolusi Industri 4.0 tidak terkelola dengan baik, bisa jadi momentum emas bonus demografi maupun Revolusi Industri 4.0 gagal dicapai," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Layanan KB...
Tingkatkan Layanan KB Lewat Inovasi, Kemendukbangga/BKKBN Berikan Apresiasi
BKKBN Sulsel Masifkan...
BKKBN Sulsel Masifkan Bulan Pelayanan KB Jelang Hari Kontrasepsi Sedunia
Kesetaraan Gender dalam...
Kesetaraan Gender dalam Ber-KB
BKKBN Sebarluaskan Program...
BKKBN Sebarluaskan Program Bangga Kencana, Strategi Tekan Angka Stunting
Keseriusan Ganjar Pranowo...
Keseriusan Ganjar Pranowo Tangani Stunting Diapresiasi
BKKBN Apresiasi Pelayanan...
BKKBN Apresiasi Pelayanan KB di Kabupaten Pangkep
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved