SBY Ajak Elite Cegah Politik Identitas dan SARA

Sabtu, 10 November 2018 - 17:52 WIB
SBY Ajak Elite Cegah...
SBY Ajak Elite Cegah Politik Identitas dan SARA
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak kadernya meninggalkan politik identitas berbasis SARA di Pilpres 2019. Ajakan itu disampaikan SBY saat membuka acara pembekalan caleg Partai Demorkasi di Hotel Sultan, Jakarta.

SBY mengatakan, di Indonesia telah terjadi pergeseran warna politik sejak gelaran Pilkada Jakarta tahun 2017 lalu. Pergeseran itu ditandai dengan munculnya arus politik identitas berbasis SARA.

"Saya berani mengatakan bahwa politik kita telah berubah. Apa yang berubah? Yang berubah adalah makin mengemukanya politik identitas atau politik SARA dan politik yang sangat dipengaruhi oleh ideologi dan paham," kata SBY, Sabtu (10/11/2018).

SBY mengakui, identitas dan SARA tidak bisa dipisahkan dari politik. Kondisi demikian juga terjadi di berbagai negara. Namun demikian, SBY menggarisbawahi bawa identitas dan SARA tak boleh dimunculkan terlalu ekstrem dalam politik.

SBY menjelaskan, pemunculan politik identitas yang terlalu ekstrem bisa memicu konflik yang membahayakan bagi demokrasi Indonesia. Terlebih, Indonesia adalah negara majemuk yang penuh dengan kerawanan dan konflik.

"Indonesia pun punya riwayat konflik identitas dan konflik ideologi di masa lalu," kata SBY.

Karena itu, SBY mengajak seluruh komponen bangsa, juga para elite politik serta pemimpin partai politik untuk bersama-sama mencegah politik identitas agar tidak menjadi ekstrem di Pemilu 2019.

"Kepada saudara-saudara kami para komponen bangsa, juga para elite politik, serta pemimpin-pemimpin partai politik untuk sekali lagi bersama-sama mencegah terjadinya politik identitas dan benturan ideologi dan paham yang makin ekstrem. Jangan sampai menjadi ekstrem," kata SBY.
(maf)
Berita Terkait
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Mengenal Profil Partai...
Mengenal Profil Partai Gelora, dari Sejarah, Struktur, Asas hingga Jatidiri
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
3 Partai Politik Penguasa...
3 Partai Politik Penguasa Pulau Jawa pada Pemilu 2019
Berita Terkini
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved