Golkar Nilai Tak Ada Diskriminasi dalam Pertemuan Wapres dengan Ormas
Sabtu, 27 Oktober 2018 - 14:14 WIB
Golkar Nilai Tak Ada Diskriminasi dalam Pertemuan Wapres dengan Ormas
A
A
A
JAKARTA - Wasekjen DPP Partai Golkar, Dave Laksono ikut berkomentar terkait tuntutan massa aksi bela Tauhid yang meminta agar Menkopolhukam, Wiranto bisa mempertemukan GNPF Ulama dengan Katua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj dan Ketum GP Anshor, Yaqut Cholil Qoumas.
Menurut Dave, keinginan pertemuan tersebut positif untuk mencari solusi. Namun rencana pertemuan itu harus dikomunikasikan terlebih dahulu lantaran pertemuan tak harus dimediasi oleh pemerintah.
"Saya rasa sesama ulama punya komunikasi yang baik tidak perlu sampai di media pejabat pemerintah. Sesama pemimpin umat bisa komunikasi secara formal dan informal," ujar Dave usai diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (27/10/2018).
Dave mengaku pemerintah telah mencari jalan keluar untuk menyelesaikan insiden pembakaran bendera berlafad tauhid yang diduga dilakukan oknum Banser dengan mengundang sejumlah ormas Islam yang dilakukan Wapres Jusuf Kalla di Rumah dinas Wapres.
Terkait pertemuan itu yang tanpa dihadiri perwakilan GNPF Ulama atau massa aksi bela Tauhid, Dave mengganggap hal tersebut bukan diskriminasi.
"Saya melihat yang diundang yang berdasarkan organisasi resmi yang terdaftar di kemenag jadi bukan diskriminatif terhadap siapapun akan tetapi lebih kepada aturan dan tataran negara," tandasnya.
Rakhmat
Menurut Dave, keinginan pertemuan tersebut positif untuk mencari solusi. Namun rencana pertemuan itu harus dikomunikasikan terlebih dahulu lantaran pertemuan tak harus dimediasi oleh pemerintah.
"Saya rasa sesama ulama punya komunikasi yang baik tidak perlu sampai di media pejabat pemerintah. Sesama pemimpin umat bisa komunikasi secara formal dan informal," ujar Dave usai diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (27/10/2018).
Dave mengaku pemerintah telah mencari jalan keluar untuk menyelesaikan insiden pembakaran bendera berlafad tauhid yang diduga dilakukan oknum Banser dengan mengundang sejumlah ormas Islam yang dilakukan Wapres Jusuf Kalla di Rumah dinas Wapres.
Terkait pertemuan itu yang tanpa dihadiri perwakilan GNPF Ulama atau massa aksi bela Tauhid, Dave mengganggap hal tersebut bukan diskriminasi.
"Saya melihat yang diundang yang berdasarkan organisasi resmi yang terdaftar di kemenag jadi bukan diskriminatif terhadap siapapun akan tetapi lebih kepada aturan dan tataran negara," tandasnya.
Rakhmat
(pur)