Pengamat: Pembelaan Prabowo Terkait RS Tak Bisa Dipersalahkan
Jum'at, 05 Oktober 2018 - 20:03 WIB
Pengamat: Pembelaan Prabowo Terkait RS Tak Bisa Dipersalahkan
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menduga, Ratna melakukan kebohongan ini atas dasar keinginannya sendiri. Dia tidak menyangka jika kebohongannya ini akan menyebar secara masif dan nasional.
Jadi, pelajaran yang bisa ditangkap dari kasus ini adalah elite politik sebaiknya mengecek terlebih dulu kebenarannya saat menerima keluhan atau menanggapi suatu fenomena.
“Menurut saya pelajaran yang bisa ditangkap para elite politik kalau menerima keluh kesah sebelum disampaikan ke publik di-check and recheck dulu,” kata Hendri saat dihubungi, Jumat (5/10/2018).
Namun, Hendri menilai bahwa sikap Prabowo juga tidak bisa dipersalahkan karena sebagai teman sudah seharusnya memberikan dukungan bahkan pembelaan, tapi memang seharusnya sebelum melakukan pembelaan di depan publik perlu dicek lagi kebenarannya. Prabowo juga sudah meminta maaf dan itu tindakan yang sudah benar.
“Dan kemudian nggak ada yang salah apa yang dilakukan pak Prabowo, dia mengakui kalau dia dibohongi dan minta maaf, bener itu,” ujarnya.
Terkait respons polisi yang begitu cepat, Hendri justru mengapresiasi itu karena sudah seharusnya polisi memproses semua kasus dengan cepat. “Malah bagus, menurut saya standar polisi itu harusnya cepet,” pungkasnya.
Jadi, pelajaran yang bisa ditangkap dari kasus ini adalah elite politik sebaiknya mengecek terlebih dulu kebenarannya saat menerima keluhan atau menanggapi suatu fenomena.
“Menurut saya pelajaran yang bisa ditangkap para elite politik kalau menerima keluh kesah sebelum disampaikan ke publik di-check and recheck dulu,” kata Hendri saat dihubungi, Jumat (5/10/2018).
Namun, Hendri menilai bahwa sikap Prabowo juga tidak bisa dipersalahkan karena sebagai teman sudah seharusnya memberikan dukungan bahkan pembelaan, tapi memang seharusnya sebelum melakukan pembelaan di depan publik perlu dicek lagi kebenarannya. Prabowo juga sudah meminta maaf dan itu tindakan yang sudah benar.
“Dan kemudian nggak ada yang salah apa yang dilakukan pak Prabowo, dia mengakui kalau dia dibohongi dan minta maaf, bener itu,” ujarnya.
Terkait respons polisi yang begitu cepat, Hendri justru mengapresiasi itu karena sudah seharusnya polisi memproses semua kasus dengan cepat. “Malah bagus, menurut saya standar polisi itu harusnya cepet,” pungkasnya.
(pur)