Regulasi Penanganan Mitigasi Bencana Nasional Perlu Didukung

Minggu, 30 September 2018 - 17:41 WIB
Regulasi Penanganan...
Regulasi Penanganan Mitigasi Bencana Nasional Perlu Didukung
A A A
JAKARTA - Fraksi Partai Demokrat berduka atas musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Dari data sementara yang dirilis BNPB menyebutkan korban meninggal atas musibah tersebut mencapai 405 orang dan ratusan orang mengalami luka-luka.

"Kami sekeluarga turut prihatin dan berduka atas bencana alam tersebut, dan meminta warga Palu dan Donggala bersabar dan bertawakal," ujar Ketua Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono dalam keterangan persnya, Minggu (30/9/2018).

Pria yang akrab disapa Ibas ini menilai bahwa bencana alam memang tidak bisa dicegah. Namun ia mendesak agar pemerintah dan seluruh stakeholder terkait membuat regulasi mitigasi penanganan bencana nasional mengingat sejumlah wilayah terindikasi menjadi daerah rawan bencana.

"Kami mendorong dan mendesak pemerintah bersama DPR serta seluruh pihak terkait segera mendorong penguatan regulasi dan implementasi secara konkrit mitigasi penanganan bencana nasional secara serius, agar ke depan wilayah-wilayah lain di Indonesia yang berpotensi bencana siap meminimalisasi korban bencana alam," jelasnya.

Untuk itu putra bungsu Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mendesak agar seluruh kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Perhubungan memperbaiki jalur darurat bencana baik dari laut dan udara. "Kita juga mendorong Kementerian Perhubungan turut mempercepat pemulihan dan membuka jalur penyaluran bantuan sehingga ada wilayah yang terisolasi dapat tersentuh bantuan," pinta Ibas.

Sama halnya dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta mitra provider telekomunikasi memberikan perhatian serius membuka akses komunikasi warga agar terus bisa berkomunikasi dengan baik. "Dengan memulihkan jaringan komunikasi, masyarakat Palu dan Donggala lebih cepat terbantu," tutur dia.

Kementerian sosial, kata Ibas juga didesak agar cepat dalam pendistribusian bantuan sosial dan penanganan trauma korban pascabencana. "Warga butuh penanganan cepat dan tepat, saya minta cepat dalam pendistribusian bantuan dan penanganan trauma para korban pascabencana," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Pengamat: Puncak Bencana...
Pengamat: Puncak Bencana Demokrasi jika Menkumham Sahkan KLB Demokrat
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Tim Tanggap Bencana...
Tim Tanggap Bencana Demokrat Jakarta Bantu Korban Kebakaran Pasar Gembrong
Mobilisasi Bantuan Partai...
Mobilisasi Bantuan Partai Demokrat Bagi Korban Bencana NTT
Demokrat Tanggap Bencana,...
Demokrat Tanggap Bencana, Mujiyono Turun Bantu Korban Kebakaran di Sawah Besar
Andi Arief Minta Jokowi...
Andi Arief Minta Jokowi Hidupkan Mitigasi Bencana Berbasis Sains
Berita Terkini
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
2 Jam Diperiksa Polda...
2 Jam Diperiksa Polda Metro Jaya, Ketum YLBHI Ditanya soal Pembentukan Tim Investigasi Kasus Andrie Yunus
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved