Airlangga Ungkap Sikap Baru Politik Anggaran Golkar

Kamis, 20 September 2018 - 21:48 WIB
Airlangga Ungkap Sikap...
Airlangga Ungkap Sikap Baru Politik Anggaran Golkar
A A A
JAKARTA - Partai Golkar mengajak pemerintah dan DPR untuk menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas dalam proses pembahasan maupun pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal demikian merupakan salah satu poin sikap arah baru politik anggaran Partai Golkar. "Partai Golkar mengajak pemerintah dan DPR agar menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas," tutur Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam jumpa pers di Ruang Fraksi Partai Golkar DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Airlangga juga menyerukan seluruh kader, baik di tingkat pusat maupun daerah agar mendorong tranparansi dalam proses pembahasan maupun pelaksanaan APBN dan APBD."Serta selalu berpihak pada kepentingan rakyat, sebagai bentuk komitmen Partai Golkar dalam mewujudkan Golkar Bersih," ujar Airlangga.

Dia melanjutkan, Partai Golkar memutuskan dan menetapkan bahwa penggunaan optimalisasi anggaran dalam pembahasan RAPBN harus diprioritaskan penggunaannya untuk mengurangi utang dan cadangan fiskal (fiscal buffer) sebagai bantalan dalam mengantisipasi ketidakpastian perekonomian.

Airlangga menambahkan, perekonomian lndonesia saat ini sedang mendapat tekanan yang cukup besar dengan terjadinya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang cukup dalam hingga mencapai Rp14.900/USD.

Kata dia, pelemahan itu disebabkan oleh kondisi perekonomian global, khususnya kebijakan normalisasi bank sentral AS (The Fed) dengan menaikkan tingkat suku bunganya hingga mencapai 2%, perang dagang AS China, serta krisis ekonomi yang dialami oleh Turki dan Argentina.
"Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut di tahun 2019," katanya.

Airlangga mengatakan, Partai Golkar memahami kondisi, tantangan dan risiko yang dihadapi oleh perekonomian nasional. Permasalahan itu, kata dia, harus dilihat sebagai permasalahan bangsa.

Menurut dia, pemerintah tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai anak bangsa. "Oleh karena itu, Partai Golkar hadir dan ikut bertanggung jawab terhadap kondisi yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved