SBY Klaim Selama Kepemimpinannya Ekonomi Nasional Tumbuh 6 Persen
Senin, 17 September 2018 - 21:36 WIB
SBY Klaim Selama Kepemimpinannya Ekonomi Nasional Tumbuh 6 Persen
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato politik dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Demokrat. SBY mengklaim, selama 10 tahun kepemimpinannya ekonomi nasional tumbuh 6%. Kemudian pengangguran turun dari 9,9% menjadi 5,7%.
"Di luar itu pendapatan perkapita naik lebih dari tiga kali lipat dari Rp10,55 Juta menjadi Rp36,5 Juta. Artinya kenaikan tajam ini membuktikan bahwa kehidupan rakyat kita makin sejahtera," ujar SBY di Gedung Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).
Selain itu SBY menyinggung soal keberhasilannya dalam menurunkan angka kemiskinan selama memimpin dua periode. "Kemiskinan juga turun dari 16,7% menjadi 10,96%, artinya kita bisa menurunkan angka kemiskinan sekitar 6% atau setara dengan 8,6 juta orang yang keluar dari jerat kemiskinan," jelasnya.
Presiden RI keenam itu juga bicara selama kepimpinannya memprioritaskan pembangunan, sarana kesehatan dan pendidikan. Masih di bidang ekonomi, lanjut dia selama 10 tahun dirinya juga membangun pertanian, perindustrian, energi, transportasi dan infrastruktur di seluruh Tanah Air.
"Listrik kita tingkatkan secara signifikan dari 25.000 Mega Watt menjadi 50.000 Mega Watt atau naik 100%," tegas SBY.
Acara tersebut turut dihadiri, mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono, Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari, dan Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
"Di luar itu pendapatan perkapita naik lebih dari tiga kali lipat dari Rp10,55 Juta menjadi Rp36,5 Juta. Artinya kenaikan tajam ini membuktikan bahwa kehidupan rakyat kita makin sejahtera," ujar SBY di Gedung Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018).
Selain itu SBY menyinggung soal keberhasilannya dalam menurunkan angka kemiskinan selama memimpin dua periode. "Kemiskinan juga turun dari 16,7% menjadi 10,96%, artinya kita bisa menurunkan angka kemiskinan sekitar 6% atau setara dengan 8,6 juta orang yang keluar dari jerat kemiskinan," jelasnya.
Presiden RI keenam itu juga bicara selama kepimpinannya memprioritaskan pembangunan, sarana kesehatan dan pendidikan. Masih di bidang ekonomi, lanjut dia selama 10 tahun dirinya juga membangun pertanian, perindustrian, energi, transportasi dan infrastruktur di seluruh Tanah Air.
"Listrik kita tingkatkan secara signifikan dari 25.000 Mega Watt menjadi 50.000 Mega Watt atau naik 100%," tegas SBY.
Acara tersebut turut dihadiri, mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono, Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari, dan Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
(kri)