Gelar Rakernas Oktober Mendatang, LDII Keluarkan 8 Rekomendasi

Kamis, 23 Agustus 2018 - 09:31 WIB
Gelar Rakernas Oktober...
Gelar Rakernas Oktober Mendatang, LDII Keluarkan 8 Rekomendasi
A A A
JAKARTA - DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) segera menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2018 pada tanggal 10-11 Oktober di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Perhelatan ini dinilai strategis karena digelar di tahun politik jelang Pilpres 2019. Namun demikian, Rakernas dipergunakan agar tak menjadi ajang kampanye capres-cawapres.

"Kami tak akan menyiapkan panggung kepada capres-cawapres untuk mengampanyekan program kerja mereka bila dipilih nanti. Nantinya kami akan mempresentasikan sumbagan LDII untuk bangsa sekaligus memberikan masukan apa yang dibutuhkan rakyat Indonesia," kata Ketua Panitia Pengarah Rakernas LDII Prasetyo Sunaryo dalam siaran persnya, Rabu (22/8/2018).

Rakernasakan memasukkan terkait ormas dalam perpektif sejarah dan masa depan. "Ormas bergerak dalam perspektif sejarah dan perfektif ke depan. Jadi inisiatif ormas kita tidak mendapatkan dukungan konstitusi. Oleh karena itu di Rakernas kita masukkan seperti itu," terangnya.

Dijelaskan Prasetyo, di dalam Rakernas LDII yang waktunya bersama demokrasi pileg dan pilpres secara bersamaan. Nantinya diputuskan Rakernas kita sampaikan aspirasi kepada calon-calon pemimpin nasional.

"Nantinya kita akan sampaikan 8 hal. Pertama, wawasan kebangsaan. Kedua, komisi keagamaan yaitu bagaimana kita meningkatkan keberagaman kita. Ketiga, pendidikan. Keempat, ekonomi dan bagaimana ormas beri kontribusi ekonomi. Kelima, pertanian dan lingkungan. Keenam, kesehatan dan pengobatan herbal. Ketujuh, informasi dan teknologi. Kedelapan, terkait energi terutama energi terbarukan," paparnya.

Kata Ketua DPP LDII ini, dari delapan hal ini saat Rakernas akan rumuskan. "Mudah-mudahan pilpres capres dan cawapres bisa hadir," ucapnya.

Rakernas akan dihadiri 1.500 orang pimpinan LDII dari setiap kota/kabupaten, provinsi, pimpinan pondok-pondok pesantren binaan LDII dan juga pimpinan sekolah yang dibina LDII. Rakernas 2018 akan menjadi etalase LDII yang diperuntukkan bagi pembangunan bangsa.

Untuk bidang energi terbarukan, lanjut dia, LDII telah menggunakan energi matahari di Ponpes Wali Barokah, Kediri, Jawa Timur. Selain itu, warga LDII juga mengembangkan tenaga listrik mikrohidro 250 Watt di perkebunan teh Jamus, Ngawi, Jawa Timur. Tak hanya itu, untuk mengelola teh, listrik itu digunakan untuk penerangan jalan di perkebunan yang ada di sekitar kebun teh.
(kri)
Berita Terkait
Mempelajari Peradaban...
Mempelajari Peradaban Islam Indonesia di Pameran Misykat Museum Nasional
Program Pendidikan Islam...
Program Pendidikan Islam Kemenag Papua, Yan Permenas Mandenas Tekankan Pentingnya Pendidikan Keagamaan
Guru Pendidikan Agama...
Guru Pendidikan Agama Islam Gelar Aksi di Kemenag, Desak Percepatan PPG PAI
Negara dengan Penganut...
Negara dengan Penganut Islam Sunni Terbanyak di Dunia
SYIAR: Memahami Islam...
SYIAR: Memahami Islam Wasathi
SYIAR: Hilangnya Kehebatan...
SYIAR: Hilangnya Kehebatan Islam
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved