Sandiaga Nilai Tobat Nasional Diperlukan Ketimbang Bencana Nasional

Selasa, 21 Agustus 2018 - 18:32 WIB
Sandiaga Nilai Tobat...
Sandiaga Nilai Tobat Nasional Diperlukan Ketimbang Bencana Nasional
A A A
JAKARTA - Bakal calon wakil presiden (Cawapres) Sandiaga Uno mengakui bahwa yang berhak menetapkan gempa Lombok sebagai bencana nasional atau tidak adalah pemerintah. Sandiaga pun yakin bahwa pemerintah akan memutuskan yang terbaik bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Yang kita perlukan menurut saya sekarang adalah taubat nasional," ujar Sandiaga di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018).

Selain itu, kata dia, diperlukan doa bagi masyarakat yang terkena dampak dari gempa tersebut, terutama para korban. "Dan bagaimana kita gunakan berkurban besok kita ikut rasakan penderitaan dari rakyat yang ada di Lombok, saudara kita, keluarga kita, rekan kita yang ada di Lombok, perlu uluran tangan kita, jadi terlepas daripada status," tuturnya.

Di samping itu, diakuinya juga bahwa penanganan korban gempa harus dilakukan secara komprehensif. "Untuk politiknya itu sendiri saya rasa harus dipisahkan, karena yang harus dipisahkan adalah saudara-saudara kita di NTB itu bisa mendapatkan bantuan dan uluran tangan kita," jelasnya.

Sandiaga pun menceritakan saat mendatangi daerah Lombok Timur beberapa hari lalu masyarakat setempat memerlukan makanan. "Tapi saya bawakan selimut, enggak nyambung gitu loh, jadi saya ngerasa sendiri bahwa koordinasi ini perlu ditingkatkan," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Asabri Salurkan Bantuan...
Asabri Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
Cuaca Ekstrem dan Bencana...
Cuaca Ekstrem dan Bencana Meningkat, Partai Perindo: Perkuat Mitigasi Bencana dan Kepedulian Sosial
Aksi Peduli Bencana...
Aksi Peduli Bencana Mulai dari Pasar Murah hingga Pemulihan Infrastruktur di Sumatera
Wujud Kepedulian Pertamina...
Wujud Kepedulian Pertamina pada Anak Yatim Piatu
Rayakan HUT Pertama,...
Rayakan HUT Pertama, PETJ Galang Dana Bantuan Bencana dan Kepedulian Sosial
Optik Tunggal Perluas...
Optik Tunggal Perluas Jangkauan CSR ke Daerah Terpencil
Berita Terkini
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved