Punya Celah Ulur Waktu, Prabowo Bisa Lebih Tenang Tentukan Cawapres

Rabu, 08 Agustus 2018 - 08:06 WIB
Punya Celah Ulur Waktu,...
Punya Celah Ulur Waktu, Prabowo Bisa Lebih Tenang Tentukan Cawapres
A A A
JAKARTA - Kubu oposisi yang diwakili Prabowo Subianto diminta tak terburu-buru mendaftarkan diri sebagai peserta Pilpres 2019. Sebab masih ada celah yang bisa dimanfaatkan oposisi untuk mengulur waktu guna mematangkan konsolidasi jelang berhadap-hadapan dengan petahana.

Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median), Rico Marbun mengatakan ada aturan yang memungkinkan waktu pendaftaran calon presiden dan wakil presiden diperpanjang. Aturan itu tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 22 Tahun 2018 Pasal 16 tentang Perpanjangan Pendaftaran.

Menurutnya, perpanjangan waktu pendaftaran terjadi jika tidak ada pasangan calon yang diterima pendaftarannya atau hanya ada satu calon yang diterima pendaftarannya.

"Dalam peraturan tertera, bila hanya satu calon yang mendaftar, maka KPU akan memperpanjang pendaftaran hingga 2x7 hari. Terutama di kalangan oposisi, tidak perlu terburu-buru Sebab bila hanya Jokowi atau petahana yang mendaftar, maka pendaftaran bisa diperpanjang," ujar Rico kepada SINDOnews, Selasa (7/8/2018).

Rico melanjutkan, makin dekatnya batas akhir waktu pendaftaran calon presiden dan wakil presiden yang jatuh pada 10 Agustus 2018, seharusnya tidak membuat calon presiden dan calon wakil presiden dari kalangan oposisi terburu-buru melakukan pendaftaran.

Adanya aturan perpanjangan waktu pendaftaran pasangan calon, tutur Rico, bisa dimanfaatkan kalangan oposisi untuk melakukan konsolidasi dan lebih tenang memutuskan calon yang akan diusung. Konsolidasi lebih lanjut bagi kalangan oposisi penting dilakukan di tengah upaya Jokowi memdekati banyak parpol.

Bahkan, imbuh Rico, dengan adanya perpanjangan waktu pendaftaran, oposisi masih punya waktu yang cukup untuk menunggu keputusan MK terkait gugatan syarat cawapres. "Bisa saja di waktu perpanjangan itu, koalisi yang dibangun petahana pecah. Jadi masih banyak kemungkinan," ucap Rico.
(kri)
Berita Terkait
Sandiaga Uno Berikan...
Sandiaga Uno Berikan Buku Perjalanan Pilpres 2019 ke Prabowo
Survei LSJ: 40,6 Persen...
Survei LSJ: 40,6 Persen Pendukung Jokowi di Pilpres 2019 Merapat ke Prabowo
Kepada Deddy Corbuzier,...
Kepada Deddy Corbuzier, Prabowo Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi
Relawan Prabowo 2019...
Relawan Prabowo 2019 Banten Cabut Dukungan
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Momen Prabowo Peluk...
Momen Prabowo Peluk Erat Otto Hasibuan, Kenang Perjuangan Bersama di Pilpres 2019
Berita Terkini
Tindak Lanjut Perpres...
Tindak Lanjut Perpres 111/2025, Kemenag Siapkan Materi Pendidikan Cegah Penyebaran LGBTQ
Kasus Febrie Adriansyah,...
Kasus Febrie Adriansyah, Pengamat: Sapu Kotor Tak Bisa Bersihkan Korupsi
Bakom Sangkal Febrie...
Bakom Sangkal Febrie Adriansyah Algojo Pemberantasan Korupsi di Kejagung
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved