Versi Survei Alvara Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo

Jum'at, 03 Agustus 2018 - 17:52 WIB
Versi Survei Alvara...
Versi Survei Alvara Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo
A A A
JAKARTA - Kandidat calon presiden (Capres) mendatang besar kemungkinan akan dihiasi pertarungan dari calon petahana Joko Widodo (Jokowi) dan capres dari oposisi Prabowo Subianto yang akan berlaga di Pilpres 2019.

Dari hasil survei nasional yang dilakukan Alvara Research Center pada 20 - 28 Juli 2018, dari sisi popularitas dan elektabilitas, Joko Widodo dan Prabowo Subianto masih menduduki urutan teratas di bursa calon presiden.

"Dari sisi popularitas, Jokowi meraih 97,7 persen, dengan top of mind 58 persen. Sedangkan popularitas Prabowo mencapai 96,8 persen dan top of mind 33,5 persen,"Chief Research Officer Alvara Research, Harry Nugroho,di Hotel Oria, Jakarta, Jumat (3/8/2018).

"Dari sisi elektabilitas, Joko Widodo meraih angka 48,4 persen dan Prabowo Subianto mendapatkan angka 32,2 persen," sambungnya.

Harry menilai kenaikan elektabilitas dua capres Jokowi dan Prabowo cukup baik apalagi Ketum Gerindra yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

"Jokowi sebelumnya di angka 46,8 persen sekarang 48,4 persen. Prabowo mengalami kenaikan cukup tinggi di mana sebelumnya berada di angka 27,2 persen menjad 32,2 persen," jelasnya.

Dia juga menyampaikan jika sampai saat ini dilihat dari berbagai simulasi kontestasi, Joko Widodo dianggap belum terkalahkan. "Artinya, peluang Joko Widodo untuk terpilih kembali menjadi presiden lebih tinggi," pungkasnya.

Walaupun berpeluang menang cukup besar, Harry mengingatkan jika kubu petahana harus memperhatikan aspek kepuasan publik walaupun tingkat kepuasan kinerja Jokowi-JK sampai saat ini mencapai 75,6 persen.

"Kepuasan publik terhadap kesejahteraa tenaga kerja, penyediaan lapangan kerja, dan kemiskinan masih rendah diantara aspek yang lain." tuturnya.

Survei yang dilakukan Alvara Research Center menggunakan metode multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.142 responden berusia 17 tahun ke atas.

Sampel diambil di seluruh provinsi di Indonesia dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk. Rentan margin of error sebesar 2,95 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
(maf)
Berita Terkait
Survei Ungkap Pentingnya...
Survei Ungkap Pentingnya Sentuhan Manusia di Era Adopsi AI oleh Brand di Indonesia
Laboratorium Psikologi...
Laboratorium Psikologi Politik UI Rilis Survei Nasional, Polarisasi Politik Di Indonesia: Mitos Atau Fakta
Pengamat Sebut Pilpres...
Pengamat Sebut Pilpres 2024 Ujian Terberat bagi Lembaga Survei
Rilis Survei ARSC: Titik...
Rilis Survei ARSC: Titik Tengah Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2024
Survei Poltracking,...
Survei Poltracking, Kembalinya Pendukung di 2019 Picu Prabowo-Gibran Menangi Jabar
Survei Terbaru LSI Denny...
Survei Terbaru LSI Denny JA: Elektabilitas Ganjar Meningkat di Bulan September
Berita Terkini
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Program Mandatori B50...
Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved