Komisi Pemberantasan Korupsi Rekrut Ulang Dirdik Baru

Kamis, 02 Agustus 2018 - 15:17 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi Rekrut Ulang Dirdik Baru
Komisi Pemberantasan Korupsi Rekrut Ulang Dirdik Baru
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan rekrutmen ulang atas posisi Direktur Penyidikan, setelah sebelumnya beberapa calon tidak disetujui pimpinan KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, proses seleksi calon direktur penyidikan (dirdik) KPK masih terus dilakukan. Saat ini jabatan dirdik masih diemban dan dijalankan Brigjen Pol Aris Budiman. Febri mengatakan, KPK memang sebelumnya pernah melakukan rekrutmen hingga tahap akhir wawancara sejumlah calon pada April 2018.

Namun, saat itu pimpinan merasa kurang pas dan belum menemukan kandidat yang tepat. Karena itu, seleksi calon dirdik kemudian diulang dan dibuka kembali pada akhir Mei hingga Selasa (31/7). ”Tahap akhir tes sudah dilakukan pada Selasa, 31 Juli kemarin, yaitu tes wawancara.

Calon direktur penyidikan sampai tahap wawancara total lima orang. Tiga dari Polri, 1 dari Kejaksaan, dan 1 dari internal KPK. Para kandidat langsung diwawancarai oleh lima pimpinan KPK,” ungkap Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin.

Mantan pegawai fungsional pada Direktorat Gratifikasi KPK ini mengatakan, tiga calon dari Polri adalah Kombes Pol Arief Adiharsa, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, dan Kombes Pol RZ Panca Putra. Sementara satu calon dari Kejaksaan Agung yakni Yudi Kristiana.

Febri mengaku belum mendapat informasi siapa nama calon dari internal KPK. Yang pasti, saat ini keputusan tentang hasil tes tersebut sudah ada di tangan pimpinan KPK. ”Setelah ini (tes wawancara), pimpinan KPK akan mempertimbangkan dan membahas bersama (siapa) kandidat yang tepat dengan memperhatikan rekam jejak masing-masing calon,” tandasnya.

Berdasarkan informasi dan data yang diperoleh KORAN SINDO, Kombes Pol Arief Adiharsa saat ini sedang menjabat sebagai kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Mabes Polri, sedangkan Kombes Pol Yudhiawan Wibisono masih menjadi direktur kriminal khusus Polda Sulawesi Selatan dan Kombes Pol RZ Panca Putra masih menduduki jabatan wakil direktur tindak pidana umum Bareskrim Mabes Polri.

Sementara itu, Yudi Kristiana pernah bertugas sebagai jaksa di KPK kurun September 2011 hingga November 2015. Yudi pernah menjadi jaksa penuntut umum (JPU) baik sebagai ketua maupun anggota yang menangani kasus (perkara) besar, di antaranya sebagai ketua JPU yang mempersidangkan perkara korupsi dan TPPU atas nama mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR sekaligus mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kini terpidana 14 tahun penjara).

Yudi pernah juga menjadi ketua tim penyidik kasus korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek kepada Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, dengan tersangka saat itu mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya (15 tahun penjara).

Selepas dari KPK, Yudi menjabat kabid penyelenggaraan pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan Agung. Saat ini Yudi bertugas sebagai jaksa fungsional pada Direktorat Prapenuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.0909 seconds (10.55#12.26)