Sudah 191 Kloter Mendarat di Tanah Suci, 10 Jamaah Haji Wafat
Minggu, 29 Juli 2018 - 05:40 WIB
Sudah 191 Kloter Mendarat di Tanah Suci, 10 Jamaah Haji Wafat
A
A
A
MEKKAH - Hingga Sabtu (28/7/2018) waktu Saudi, sebanyak 191 kelompok terbang (kloter) yang terdiri dari 78.029 jamaah haji Indonesia telah mendarat di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, 20.454 jamaah di antaranya mulai memasuki Mekkah.
Sementara jumlah jamaah wafat kini mencapai 10 orang, setelah Nordiani Bahrani Kursani (53) warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, meninggal pada Sabtu pagi pukul 03.17 WAS.
Menurut petugas Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, dr. Era Ery Dhani, almarhumah didiagnosis menderita Ischeamic Heart Disease (IHD) yang merupakan gangguan aliran darah arteri pada jantung.
Kasi Kesehatan Daker Madinah, dr. Indro Murwoko, mengaku pihaknya telah mengajukan surat izin pemakaman salah satu jamaah asal kloter BDJ-03 itu. "Sesuai prosedur, setelah certificate of death (COD) terbit, maka kami mengajukan surat izin pemakaman yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh otoritas setempat," jelasnya.
Adapun kesembilan jamaah haji Indonesia yang wafat sebelumnya adalah:
1. Sukardi Ratmo Diharjo (59), jamaah haji kloter JKS-1,
2. Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar,
3. Ade Akum Dachyudi (67) asal kloter JKS-13,
4. Sunarto Sueb Sahad (57) kloter 15-SOC,
5. Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jamaah kloter 5-SOC,
6. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78) warga Garut, Jawa Barat, kloter JKS-6,
7. Katio Simanjutak, 59, warga Medan jamaah kloter MES-2,
8. Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06, dan
9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) asal SUB-23.
Sementara jumlah jamaah wafat kini mencapai 10 orang, setelah Nordiani Bahrani Kursani (53) warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, meninggal pada Sabtu pagi pukul 03.17 WAS.
Menurut petugas Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, dr. Era Ery Dhani, almarhumah didiagnosis menderita Ischeamic Heart Disease (IHD) yang merupakan gangguan aliran darah arteri pada jantung.
Kasi Kesehatan Daker Madinah, dr. Indro Murwoko, mengaku pihaknya telah mengajukan surat izin pemakaman salah satu jamaah asal kloter BDJ-03 itu. "Sesuai prosedur, setelah certificate of death (COD) terbit, maka kami mengajukan surat izin pemakaman yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh otoritas setempat," jelasnya.
Adapun kesembilan jamaah haji Indonesia yang wafat sebelumnya adalah:
1. Sukardi Ratmo Diharjo (59), jamaah haji kloter JKS-1,
2. Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar,
3. Ade Akum Dachyudi (67) asal kloter JKS-13,
4. Sunarto Sueb Sahad (57) kloter 15-SOC,
5. Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jamaah kloter 5-SOC,
6. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78) warga Garut, Jawa Barat, kloter JKS-6,
7. Katio Simanjutak, 59, warga Medan jamaah kloter MES-2,
8. Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06, dan
9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) asal SUB-23.
(maf)