Ronny Korban Penganiayaan Akan Laporkan Herman Hery ke MKD DPR

Jum'at, 22 Juni 2018 - 01:57 WIB
Ronny Korban Penganiayaan...
Ronny Korban Penganiayaan Akan Laporkan Herman Hery ke MKD DPR
A A A
JAKARTA - Korban penganiayaan oleh anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Herman Hery akan melaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Sampai saat ini korban bernama Ronny Yuniarto Kosasih baru melaporkan ke polisi.

Kuasa hukum Ronny, Febby Sagita mengatakan, pelaporan akan dilakukan setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018, 27 Juni 2018. Waktu ini dipilih agar tidak menambah kegaduhan di tengah pesta demokrasi itu.

Selain itu, saat ini pihaknya masih fokus pada proses hukum di kepolisian. "Kita memang ada rencana, tetapi ini waktunya sangat mepet. Setelah pilkada kita akan melaporkan ke MKD," ujar Febby, Kamis (21/6/2018).
(Baca juga: Dugaan Pelanggaran Kode Etik, MKD DPR Siap Proses Politikus PDIP )Dia menuturkan, polisi masih melakukan proses penyelidikan dengan memeriksa para saksi. Termasuk, kliennya selaku pelapor. "Senin itu kami dipanggil BAP. Kita mau fokus menyelesaikan satu-satu, jangan nanti dijalankan semuanya justru buat kita yang repot," ucapnya.

Peristiwa bermula ketika Ronny yang masuk ke jalur busway dihentikan oleh polisi. Dianggap melanggar lalu lintas, Ronny pun ditilang. Pada saat bersamaan, Herman Hery yang mengendarai Rolls Royce Phantom B 88 NTT juga masuk jalur busway, tepat berada di belakang mobil Ronny.

”Mungkin karena lama menunggu, Herman Hery langsung turun dari mobil dan memukul korban tanpa alasan yang jelas. Karena tidak terima atas perlakuan itu, klien kami mencoba membalas pukulannya. Tapi ajudan-ajudan Hery langsung turun dan mengeroyok korban,” kata Febby, Kamis (21/6/2018).
(Baca juga: Diduga Lakukan Penganiayaan, Anggota DPR RI Dilaporkan ke Polisi )Ironisnya, istri korban yang berupaya membantu melerai bahkan ikut dipukul oleh ajudan legislator dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) itu. “Mereka melakukan aksi pengeroyokan tanpa memedulikan dua anak korban yang masing-masing berusia 3 dan 12 tahun. Mereka syok dan menangis,” kata Febby. Siang ini Febby akan menanyakan tindak lanjut laporan kasus itu ke polisi.
(pur)
Berita Terkait
Cukup Aspiratif, Kepemimpinan...
Cukup Aspiratif, Kepemimpinan Puan di DPR Patut Diapresiasi
Reaksi Megawati Terkait...
Reaksi Megawati Terkait Dewan Kolonel di DPR
Politikus DPR RI Fraksi...
Politikus DPR RI Fraksi PDIP, Jimmy Demianus Ijie Meninggal
DPR Minta Kementan Tunjukkan...
DPR Minta Kementan Tunjukkan Basis Riset Kalung Anti-Corona
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
Evita Nursanty Minta...
Evita Nursanty Minta Pengawasan Industri Diperketat saat New Normal
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved