Antisipasi Ijazah Palsu, KPUD Diharapkan Ketat dalam Seleksi

Rabu, 13 Juni 2018 - 21:28 WIB
Antisipasi Ijazah Palsu,...
Antisipasi Ijazah Palsu, KPUD Diharapkan Ketat dalam Seleksi
A A A
JAKARTA - Gelaran Pilkada serentak 27 Juni 2018 tinggal menghitung hari, dinamika politik yang terjadi semakin memanas. Hari ini, Rabu (13/6/2018), kantor KPUD Provinsi Jawa Barat diseruduk ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu.

Mereka menuntut KPUD untuk terbuka dan merespons dengan cepat kasus dugaan Ijazah/legalisir ijazah Palsu oleh salah satu Calon Bupati Kabupaten Bogor nomor urut 3, Ade Ruhandi.

Raden, Ketua Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu yang hadir dalam aksi menyampaikan bahwa aksi ini sebagai respons hasil pertemuan dengan KPUD Kabupaten Bogor pada Senin (11/6/2018) kemarin.

"Aksi ini respons dari tidak adanya titik temu antara Ketua Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu yaitu Raden dengan KPUD Kabupaten Bogor," ujarnya.

Sebelumnya diketahui pada 10 November 2017, Ade Ruhandi diduga legalisir ijazah dan transkrip nilai. Tapi setelah Tim Gerakan Pemuda Anti Ijazah Palsu bersama dengan Ketua KPUD Kabupaten Bogor mengkonfirmasi legalisir tersebut kepada pihak Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi-Bisnis (STIEB) Jakarta pada hari Senin (11/6/2018), pihak kampus menyatakan bahwa, Kampus tidak pernah mengeluarkan, membuat, atau mengesahkan legalisir atas nama Ade Ruhandi.

KPUD Bogor mengakui bahwa calon nomor urut 3 tidak mendaftarkan pencalonannya dengan menggunakan ijazah S1, melainkan Ijazah SMA. Namun, Gerakan Pemuda tetap menganggap hal itu sebagai kesalahan, sebab nama yang bersangkutan dalam spanduk dan kertas suara mencantumkan gelar SE.

"KPUD Provinsi Jawa Barat dan KPUD Kabupaten Bogor serta lembaga penyelenggara pemilu lainnya harus selektif dan berintegritas dalam meloloskan berkas administrasi Calon Kepala Daerah," tegas Raden.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved