Perindo Ingatkan Elite Politik Jadikan Pancasila sebagai Pijakan
Jum'at, 01 Juni 2018 - 11:14 WIB
Perindo Ingatkan Elite Politik Jadikan Pancasila sebagai Pijakan
A
A
A
JAKARTA - Pancasila merupakan perekat bagi keberagaman bangsa yang telah dimiliki Indonesia. Atas keberagaman itu semua, Pancasila menjadi pemersatu segala perbedaan.
"Itulah hebatnya Pancasila sekaligus kekuatannya. Terhadap realitas akhir akhir ini seperti terorisme, kekerasan, ancaman dan lainnya, Hari Lahir Pancasila layak kita jadikan sebagai momentum unt berintrospeksi diri," tutur Rofiq, Jumat (6/1/2018).
Menurut dia, sudah layaknya Pancasila dikuatkan kembali sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. "Tanpa Pancasila tatanan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegera tidak akan bisa kita wujudkan," tandas Rofiq.
Menurut dia, nilai pancasila harus dihidupkan kembali dalam semangat kekinian. Semangat Pancasila harus berada di arus utama seluruh kehidupan bermasyarakat.
"Karena Pancasila kita hidup rukun, karena Pancasila kita saing menghormati, karena Pancasila kita saling memberi, karena Pancasila kita saling menguatkan, karena Pancasila kita menjadi bangsa yang kaya keberagaman," tuturnya.
Rofiq juga mengajak semua elite politik pada tahun politik menjadikan Pancasila sebagai dasar atas langkah-langkah politik agar tatanan demokrasi ke depan semakin kokoh dan kuat.
"Kita semua harus melawan kebencian dan kekerasan agar bangsa ini semakin maju dan sejahtera," katanya.
Kepada masyarakat, Rofiq mengajak menjadikan momentum politik ini sebagai momentum emas untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan kehendak rakyat.
"Atas kepemimpinannya nanti bangsa ini akan menjadi bangsa yang disegani oleh bangsa-bangsa lainnya," ujarnya.
"Itulah hebatnya Pancasila sekaligus kekuatannya. Terhadap realitas akhir akhir ini seperti terorisme, kekerasan, ancaman dan lainnya, Hari Lahir Pancasila layak kita jadikan sebagai momentum unt berintrospeksi diri," tutur Rofiq, Jumat (6/1/2018).
Menurut dia, sudah layaknya Pancasila dikuatkan kembali sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. "Tanpa Pancasila tatanan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegera tidak akan bisa kita wujudkan," tandas Rofiq.
Menurut dia, nilai pancasila harus dihidupkan kembali dalam semangat kekinian. Semangat Pancasila harus berada di arus utama seluruh kehidupan bermasyarakat.
"Karena Pancasila kita hidup rukun, karena Pancasila kita saing menghormati, karena Pancasila kita saling memberi, karena Pancasila kita saling menguatkan, karena Pancasila kita menjadi bangsa yang kaya keberagaman," tuturnya.
Rofiq juga mengajak semua elite politik pada tahun politik menjadikan Pancasila sebagai dasar atas langkah-langkah politik agar tatanan demokrasi ke depan semakin kokoh dan kuat.
"Kita semua harus melawan kebencian dan kekerasan agar bangsa ini semakin maju dan sejahtera," katanya.
Kepada masyarakat, Rofiq mengajak menjadikan momentum politik ini sebagai momentum emas untuk memilih pemimpin yang sesuai dengan kehendak rakyat.
"Atas kepemimpinannya nanti bangsa ini akan menjadi bangsa yang disegani oleh bangsa-bangsa lainnya," ujarnya.
(dam)