Indo Barometer: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi 68,6%

Selasa, 22 Mei 2018 - 14:24 WIB
Indo Barometer: Tingkat...
Indo Barometer: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi 68,6%
A A A
JAKARTA - Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei tentang evaluasi kinerja Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) selama 3,5 tahun berdasarkan program nawacita yang disampaikan saat kampanye.

Dalam survei tersebut dibagi masing-masing tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi dan JK. Hasilnya, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi sebagai presiden sebesar 68%.

"Sementara masyarakat yang menyatakan kurang puas/tidak puas sama sekali sebanyak 29,4%," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat merilis hasil survei, di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Qodari menjelaskan, dari distribusi kepuasan, pemilih yang puas mayoritas 60.8% mendukung Jokowi. Sementara publik yang tidak puas mayoritas 40,1% mendukung Prabowo Subianto.

Dia mengatakan, dibanding dengan survei sebelumnya, trend kepuasan publik terhadap Jokowi fluktuasi sejak survei nasional pada Maret 2015-Januari 2018. "Sempat melemah hanya pada September 2015," ucapnya.

Selanjutnya, kata Qodari, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden sebesar 61,2%. Sementara masyarakat yang menyatakan kurang puas/tidak puas sama sekali sebesar 34,8%.

Ia menjelaskan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pasangan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden sebesar 65.1%. "Sementara masyarakat yang menyatakan kurang puas/tidak puas sama sekali sebanyak 32%," tukasnya.

Diketahui, pelaksanaan survei di seluruh provinsi yang meliputi 34 Provinsi di mana waktu pengumpulan data dilakukan pada 15-22 April 2018. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1.200 responden yang berusia 17 tahun atau sudah menikah saat survei dilakukan dengan margin of error sebesar lebih kurang 2,83% pada tingkat kepercayaan mencapai 95%.

Adapun metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.
(kri)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved