Hidayat Nur Wahid Minta Jokowi Tegur Penghambat Revisi UU Terorisme

Selasa, 15 Mei 2018 - 12:12 WIB
Hidayat Nur Wahid Minta...
Hidayat Nur Wahid Minta Jokowi Tegur Penghambat Revisi UU Terorisme
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyarankan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur jajaran pemerintah yang menunda pengesahan revisi Undang-undang (RUU) Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Hidayat tidak sepakat dengan niat Presiden Jokowi yang ingin menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu).

"Semestinya Pak Jokowi jangan mengancam dengan mengeluarkan pernyataan akan membuat perppu. Harusnya beliau tegur itu dan selesaikan dengan Menkumham (Menteri Hukum dan HAM-red), kenapa Menkumham meminta penundaan?" kata pria yang akrab disapa HNW ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Dia mengatakan, belum rampungnya revisi UU Terorisme karena permasalahan di internal pemerintah. "Harusnya koordinasi antara kementerian dan Presiden juga maksimal. Nyatanya kan tidak nih," tutur Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly beberapa kali meminta penundaan pembahasan revisi undang-undang tersebut.

"Kalau itu kemudian diminta pemerintah seperti itu kan enggak bisa maksa untuk lanjut. Sekarang tiba-tiba mengancam dengan perppu," ungkapnya.

Dia menyarankan agar perdebatan di internal pemerintah terkait revisi Undang-undang itu segera diselesaikan. "Kenapa itu Menkumhamnya minta penundaan melulu. Harusnya diperintahkan ke Menkumham untuk cabut itu surat penundaan dan buat surat yang baru menyatakan siap meminta duduk dengan DPR membahas masalah ini," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
Pria Australia Didakwa...
Pria Australia Didakwa UU Terorisme karena Serukan Pembunuhan Muslim
BNPT dan LPSK Bahas...
BNPT dan LPSK Bahas PP Perlindungan Korban Terorisme
Seorang WNI Jadi Orang...
Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Diadili di Bawah UU Terorisme Baru Filipina
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved