Ryamizard: Kita Harus Keras Melawan Teroris

Senin, 14 Mei 2018 - 19:48 WIB
Ryamizard: Kita Harus...
Ryamizard: Kita Harus Keras Melawan Teroris
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu pun menegaskan Indonesia harus keras melawan teroris. Menurut dia, terorisme meruapakan ancaman faktual dan serius bagi keamanan negara.

Hal itu diungkapkan Ryamizard menyikapi serangan teror bom di tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya, Minggu dan Senin (13-14 Mei 2018).

Ryamizard menegaskan, penanganan terorisme tidak bisa menggunakan langkah biasa saja. "Harus keras kita melawan terorisme, jangan sedikit-sedikit HAM, sedikit-sedikit HAM," ujar Ryamizard di Graha Mandiri, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini mengatakan, para pelaku teror sekarang merupakan teroris generasi ketiga, yaitu alumnus milisi ISIS yang pernah berperang di Suriah. Mereka kembali ke Indonesia setelah kekalahan ISIS.

Adapun teroris generasi pertama, kata Menhan, adalah teroris pasca tragedi 11 September 2001. Generasi kedua, para teroris ISIS. Generasi ketiga yang merupakan para milisi pulang kampung yang mengakui terbentuknya ISIS di Asia Tenggara.

"Dua tahun lalu saya buat trilateral (dengan Malaysia dan Filipina-red) untuk melokalisir (teroris di Asia Tenggara). Dua tahun lalu saya sudah mengerti akan terjadi begini," katanya.

Bahkan kata dia, perintah itu menyatakan bahwa basis ISIS di Marawi akan dipindahkan ke Indonesia. "Artinya mereka sudah persiapan benar-benar matang, enggak tanggung-tanggung," katanya.

Karena itu, lanjut Ryamizard, menghadapi terorisme tidak bisa dengan langkah biasa. Melainkan melakukan langkah yang luar biasa dan menindak lebih keras terhadap teroris.

Dia pun tidak mempersoalkan jika TNI dilibatkan dalam penanganan teroris, karena tugas pokok TNI adalah menjaga keutuhan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(dam)
Berita Terkait
Ledakan Keras di Mako...
Ledakan Keras di Mako Brimob Polda Jatim, Tak Ada Korban Jiwa
Polda Jatim Amankan...
Polda Jatim Amankan Ribuan Detonator Bom Ikan, 2 Orang Ditetapkan Tersangka
Ledakan Keras di Asrama...
Ledakan Keras di Asrama Brimob Polda Jatim Dipicu Sisa Bahan Peledak
Momen Haru Anak Polisi...
Momen Haru Anak Polisi Korban Bom Surabaya Lolos Jadi Polwan
Ledakan di Mako Brimob...
Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim: Mobil Berisi Alat Penjinak Bom Rusak
Mako Brimob Polda Jatim...
Mako Brimob Polda Jatim Tak Miliki Gudang Standar Penyimpanan Bahan Peledak, Pengamat: Agak Mengherankan
Berita Terkini
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Tuntas Verifikasi Laporan...
Tuntas Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli, KPK: Hasil Hanya Disampaikan ke Pelapor
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved