Airlangga Hartarto: Jangan Ada Toleransi bagi Pelaku Teror

Senin, 14 Mei 2018 - 15:26 WIB
Airlangga Hartarto:...
Airlangga Hartarto: Jangan Ada Toleransi bagi Pelaku Teror
A A A
JAKARTA - Partai Golkar mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur yang menelan korban jiwa dan luka-luka. Untuk itu aparat kepolisian diharapkan bisa mengungkap pelaku kasus tersebut dan memberikan hukuman seberat-beratnya.

"Kami menyatakan rasa prihatin, sedih, berduka cita sekaligus mengutuk keras terhadap perbuatan bom bunuh diri yang dilakukan oleh orang-orang pengecut, biadab serta tidak bertanggung jawab. Tidak boleh ada toleransi terhadap pelaku teror," tegas Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di lokasi acara Rakornas Caleg dari Kosgoro, di Mason Pine Hotel, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu 14 Mei 2018.

Menurut dia, korban yang tewas dan mengalami luka-luka adalah jamaah yang akan melaksanakan ibadah dan warga tidak berdosa yang berada di sekitar gereja. Dia mengatakan, pelaku teror adalah individu dan kelompok yang tidak menghayati dan memahami nilai luhur agama.

Dia menuturkan, agama apa pun membenci dan mengutuk perbuatan yang sangat memalukan serta bertentangan dengan semua ajaran agama. "Perbuatan tersebut sangat menodai kerukunan agama, merusak rasa persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.

Airlangga menuturkan, peristiwa tersebut menciderai nilai-nilai pancasila yang selama ini dijunjung tinggi sebagai perekat keberagaman bangsa. Oleh karna itu, lanjut dia, seluruh jajaran pengurus dam kader Partai Golkar mengutuk keras pelaku, individu atau kelompok yang berada di belakang teror berdarah tersebut.

Dia mendesak kepolisian untuk mengungkap pelaku dan jaringan pelaku peristiwa tersebut, mendesak penegak hukum untuk memberikan efek jera dengan memberikan hukuman maksimal kepada pelaku dan otak perencana dari teror tersebut.

Airlangga juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi menyesatkan yang merusak kerukunan dan persatuan bangsa. "Meminta perhatian, partisipasi dan kebersamaan masyarakat untuk mengawasi lingkungan sekitar tempat tinggal dan melapor ke kepolisian apabila ada yang mencurigakan," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Ledakan Keras di Mako...
Ledakan Keras di Mako Brimob Polda Jatim, Tak Ada Korban Jiwa
Polda Jatim Amankan...
Polda Jatim Amankan Ribuan Detonator Bom Ikan, 2 Orang Ditetapkan Tersangka
Ledakan Keras di Asrama...
Ledakan Keras di Asrama Brimob Polda Jatim Dipicu Sisa Bahan Peledak
Momen Haru Anak Polisi...
Momen Haru Anak Polisi Korban Bom Surabaya Lolos Jadi Polwan
Ledakan di Mako Brimob...
Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim: Mobil Berisi Alat Penjinak Bom Rusak
Mako Brimob Polda Jatim...
Mako Brimob Polda Jatim Tak Miliki Gudang Standar Penyimpanan Bahan Peledak, Pengamat: Agak Mengherankan
Berita Terkini
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved