Tarik Investasi Rp3,7 T, Gorontalo Sukses Kembangkan Prukades

Senin, 07 Mei 2018 - 18:52 WIB
Tarik Investasi Rp3,7...
Tarik Investasi Rp3,7 T, Gorontalo Sukses Kembangkan Prukades
A A A
GORONTALO - Pemkab Gorontalo dinilai telah berhasil mengembangkan program produk unggulan kawasan perdesaan (Prukades) di wilayahnya. Keberhasilan itu diakui Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gorontalo, Sabtu (5/5/2018).

Pengembangan Prukades di Gorontalo yakni membuat klaster ekonomi di desa dengan fokus pada komoditi jagung dan kelapa. Pengembangan komoditas tersebut sudah dilakukan selama dua tahun terakhir.

Dalam dua tahun ini saja, Gorontalo telah berhasil mendapatkan investasi swasta sebesar Rp3,7 triliun. Beberapa waktu lalu ada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) program Prukades yang menghasilkan investasi sebesar Rp47 triliun. “Salah satunya di Kabupaten Gorontalo yang sukses dengan Program Prukades ini," kata Menteri Eko.

Menteri Eko mengatakan, Progam Prukades yakni membuat klaster ekonomi di desa-desa. Desa harus fokus dengan salah satu komoditi. Pengembangan komoditas tersebut akan didukung oleh Kemendes PDTT dan 19 kementerian lainnya. Selain itu, Kemendes PDTT juga memfasilitasi pertemuan dengan dunia usaha dan perbankan agar pertumbuhan ekonomi di desa semakin meningkat.

"Di samping memberikan lapangan pekerjaan, masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan sarana pascapanennya. Karena dengan model Prukades ini, dunia usaha akan siap berinvestasi di desa dengan membangun industri produksi dari produk unggulan itu," ujarnya.

Eko optimistis pengembangan Prukades dapat mengurangi jumlah desa tertinggal. Selain itu, dia juga yakin Prukades akan dapat mengentaskan kemiskinan serta mengurangi tingkat pengangguran di perdesaan.

"Kalau model imi kita kembangkan saya yakin pertumbuhan ekonomi di desa akan cepat sekali dan pengentasan desa tertinggal di indonesia serta pengurangan angka kemiskinan akan cepat sekali. Model Prukades juga bisa mengurani angka kasus stunting di Indonesia," jelasnya.
(poe)
wa-channel
Follow
Berita Terkait
Dana Desa Selama PPKM...
Dana Desa Selama PPKM Duitnya Gede, Tapi Sayang Cairnya Lelet!
Duit Dana Desa Sisa...
Duit Dana Desa Sisa Rp36,4 Triliun, Buat Apa?
Tiga Arahan Penggunaan...
Tiga Arahan Penggunaan Dana Desa Saat Pandemi Covid-19
Serapan BLT Dana Desa...
Serapan BLT Dana Desa Lampaui Rp20 Triliun per 9 Desember
Duit Dana Desa Lelet...
Duit Dana Desa Lelet Cair, Ini Alasannya!
BPIP Nilai Desa sebagai...
BPIP Nilai Desa sebagai Masa Depan Indonesia
Berita Terkini
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Cari Keadilan, Arief...
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Ajukan PK ke Mahkamah Agung
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Terpopuler
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved