Brunei Tertarik untuk Beli Alutsista Buatan Indonesia

Jum'at, 04 Mei 2018 - 03:59 WIB
Brunei Tertarik untuk...
Brunei Tertarik untuk Beli Alutsista Buatan Indonesia
A A A
JAKARTA - Indonesia dan Brunei Darussalam berkomitmen untuk meningkatkan perdagangan antara kedua negara. Komitmen tersebut tercapai setelah pertemuan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan Sultan Brunei Darussalam, Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis, 3 Mei 2018.

Presiden Jokowi mengatakan, kerja sama antara kedua negara selama ini telah terjalin dengan baik. Presiden dengan penuh sukacita juga menyambut kunjungan Sultan Brunei ke Indonesia.

"Selamat datang Sri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah dan seluruh delegasi dari Brunei Darussalam di Istana Bogor. Sebuah kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan Sri Baginda ke Indonesia," ucap Jokowi.

Sementara itu, Sultan Brunei Darussalam mengungkapkan, lawatannya kali ini merupakan kunjungan balasan atas kehadiran Presiden Joko Widodo dalam Perayaan 50 Tahun Sultan Hassanal Bolkiah Bertakhta pada Oktober 2017. Dia berharap dengan kunjungan ini kedua negara dapat terus mempererat persahabatannya.

"Saya percaya pertukaran lawatan ini mencerminkan semangat setia kawan yang erat serta kepahaman yang sekian lama terjalin di antara kedua buah negara," tutur Sultan.

Setelah pertemuan keduanya, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, memberikan penjelasan bahwa kedua negara membahas soal kerja sama perdagangan. Dirinya menyebut bahwa perdagangan kedua negara memang mengalami penurunan dalam hal nilai perdagangan. Namun, penurunan tersebut tidak terkait dengan volume perdagangan.

"Brunei sebelumnya banyak mengekspor minyak ke Indonesia. Dengan harga minyak yang turun, otomatis nilai dari perdagangan itu menjadi menurun," ujarnya.

Untuk itu, kedua pemimpin negara berkomitmen untuk meningkatkan perdagangan dengan cara antara lain menggali potensi-potensi kerja sama, perdagangan, dan investasi yang dapat dilakukan oleh kedua negara.

"Tadi kedua pemimpin menyampaikan, untuk bidang investasi misalnya, yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan antara lain di bidang perikanan, pertanian, perkapalan, dan pelabuhan," imbuhnya.

Brunei Darussalam juga tertarik untuk melakukan investasi dalam pengembangan “10 New Bali". Potensi lain yang terus ditingkatkan adalah penjualan produk alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan Indonesia. Retno mengatakan bahwa mereka utamanya tertarik dengan kendaraan armoured personnel carrier dan persenjataan.

"Oleh karena itu nanti di Mabes (Markas Besar TNI) ada beberapa pameran yang akan ditinjau oleh Sultan dan Presiden dari PT Pindad, PT DI, dan PT PAL Indonesia," ucapnya.
(wib)
Berita Terkait
Usai Kunjungan ke Tiga...
Usai Kunjungan ke Tiga Negara ASEAN, Presiden Jokowi Tiba di Tanah Air
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Kunjungan Presiden Jokowi...
Kunjungan Presiden Jokowi di Bandung
Akhiri Kunjungan Kerja...
Akhiri Kunjungan Kerja di UEA, Presiden Jokowi Kembali ke Tanah Air
KTT G20 Resmi Dibuka,...
KTT G20 Resmi Dibuka, Ini Daftar Pemimpin Negara dan Tamu Undangan yang Hadir
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved