Pengawasan TKA Tak Maksimal, DPR Dorong Bentuk Satgas

Sabtu, 28 April 2018 - 13:56 WIB
Pengawasan TKA Tak Maksimal,...
Pengawasan TKA Tak Maksimal, DPR Dorong Bentuk Satgas
A A A
JAKARTA - Pengawasan pemerintah terhadap keberadaan tenaga kerja asing (TKA) dinilai belum optimal. Selain regulasi, hal itu terjadi karena kurangnya tenaga pengawas.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bima Yudhistira Adhinegara mengatakan pemerintah kesulitan untuk pengawasan terhadap TKA legal, apalagi yang ilegal.

Menurut dia, saat ini jumlah pengawas sebanyak 1.923 orang. Itu hanya 2,2,6% dari 85 ribu TKA yang terdaftar pada tahun 2017.

"Artinya pengawasan tidak optimal. Itu belum (untuk mengawasi-red) tenaga kerja asing ilegal," kata Bima dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertajuk May Day, TKI, dan Investasi, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (28/4/2018).

Bima pun mempertanyakan tentang Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA yang dinilainya mempermudah masuyknya tenaga kerja asing.

"Kita bukan antitenaga krja asing, kita butuh skill labour (tenaga kerja terampil-red). Tapi temuan Ombudsman Republik Indonesia bilang apa TKA dari China sebagian besar unskill, itu bukan case per case, itu sudah data," katanya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Ichsan Firdaus menegaskan setuju adanya penanganan khusus TKA ilegal. Bahkan Komisi IX telah mendorong agar pemerintah membentuk Satuan Tugas (Satgas) TKA Ilegal.

Berbeda dengan Bima, Ichsan mengungkapkan pengawas TKA berjumlah lebih sedikit, yakni 1.500 orang. Informasi tersebut diperolehnya dari Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja.

"Intinya adalah memang kita perlu memperkuat pengawasan," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Pertajam DIM RUU Pemilu,...
Pertajam DIM RUU Pemilu, DPR Buka Peluang Kunjungi NU, Muhammadiyah, hingga Walubi
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved