PKB Minta Rommy Jangan Sering Nyontek Gaya Cak Imin
Rabu, 18 April 2018 - 13:16 WIB
PKB Minta Rommy Jangan Sering Nyontek Gaya Cak Imin
A
A
A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy (Rommy) sering meniru Ketua Umumnya, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) belakangan ini. Salah satunya mengenai mengaji.
"Cak Imin membuat gerakan nusantara mengaji, nah Rommy ikut wakaf quran," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Jazilul Fawaid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/4/2018).
Namun, dia tidak mempersoalkan langkah Romahurmuziy yang kerap menyontek Cak Imin belakangan ini. "Ya nyontek. Menurut saya nyontek. Tapi enggak apa-apa. Kan sesama teman ya. Menyontek untuk hal-hal baik enggak apa-apa," katanya.
Apalagi kata dia, setiap umat Islam di dalam Alquran diminta berlomba-lomba melakukan kebaikan. "Cuma jangan sering nyontek. Kalau nanti contekannya salah bahaya. Karena menduplikasi itu tidak sepenuhnya benar, ada suatu saat yang salah," ucapnya.
Di samping itu, dia menilai salah satu hal yang tidak berani dicontek Rommy dari Cak Imin adalah mengumumkan diri maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres).
"Enggak berani Pak Rommy pasti. Itu saja yang enggak berani nyontek. Untuk menyatakan saya cawapres, dia enggak berani nyontek soal itu," tuturnya.
Menurut dia, Rommy sebagai anak muda seharusnya berani mengungkapkan keinginan menjadi cawapres pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jazilul tak mengerti apa yang menyebabkan Rommy belum menyatakan diri sebagai cawapres.
Saat ditanya apakah karena Rommy tidak memiliki logistik, sehingga tidak berani menyatakan diri sebagai cawapres, Jazilul tertawa. "Kan punya partai. Modal pertama itu suara partai," pungkasnya.
"Cak Imin membuat gerakan nusantara mengaji, nah Rommy ikut wakaf quran," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Jazilul Fawaid di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/4/2018).
Namun, dia tidak mempersoalkan langkah Romahurmuziy yang kerap menyontek Cak Imin belakangan ini. "Ya nyontek. Menurut saya nyontek. Tapi enggak apa-apa. Kan sesama teman ya. Menyontek untuk hal-hal baik enggak apa-apa," katanya.
Apalagi kata dia, setiap umat Islam di dalam Alquran diminta berlomba-lomba melakukan kebaikan. "Cuma jangan sering nyontek. Kalau nanti contekannya salah bahaya. Karena menduplikasi itu tidak sepenuhnya benar, ada suatu saat yang salah," ucapnya.
Di samping itu, dia menilai salah satu hal yang tidak berani dicontek Rommy dari Cak Imin adalah mengumumkan diri maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres).
"Enggak berani Pak Rommy pasti. Itu saja yang enggak berani nyontek. Untuk menyatakan saya cawapres, dia enggak berani nyontek soal itu," tuturnya.
Menurut dia, Rommy sebagai anak muda seharusnya berani mengungkapkan keinginan menjadi cawapres pendamping Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jazilul tak mengerti apa yang menyebabkan Rommy belum menyatakan diri sebagai cawapres.
Saat ditanya apakah karena Rommy tidak memiliki logistik, sehingga tidak berani menyatakan diri sebagai cawapres, Jazilul tertawa. "Kan punya partai. Modal pertama itu suara partai," pungkasnya.
(maf)