Tak Mau Gagal Umrah? Ikuti Saran Ini

Minggu, 25 Maret 2018 - 18:18 WIB
Tak Mau Gagal Umrah?...
Tak Mau Gagal Umrah? Ikuti Saran Ini
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah memberlakukan sejumlah peraturan guna mencegah penipuan terhadap jamaah umrah. Tetapi sampai sekarang masih saja ditemukan calon jamaah umrah yang terlantar, baik di saat di Arab Saudi maupun di Tanah Air.

Sehubungan dengan maraknya kasus penipuan calon jamaah umrah, masyarakat diminta lebih berhati-hati lagi saat memilih travel umrah. "Di lapangan memang masih ditemukan calon jamaah umrah yang jadi korban penipuan. Sebenarnya masyarakat bisa mengantisipasinya sejak awal," kata Zahrini Mahdi, Dirut PT Inhil Arjuna Wisata kepada wartawan di Jakarta, Minggu (25/3/2018).

Dikatakannya, tindakan pencegahan harus dilakukan oleh calon jamaah umrah sendiri. "Pertama selidiki perizinan dari biro travel yang dituju. Sudah terdaftar di Kemenag atau belum, kan bisa dicek di aplikasi Umrah Pintar milik Kemenag," kata perempuan yang akrab disapa Rini itu.

Setelah dicek perizinannya, lanjut dia, masyarakat juga wajib menyelidiki kapan terakhir travel tersebut memberangkatkan jamaah umrah. "Terpenting sebelum mendaftar harus memastikan kapan jadual keberangkatan umrahnya," saran Rini.

Selain itu, calon jamaah umrah harus menanyakan kapan visanya keluar. Lalu bagaimana dengan fasilitas hotelnya, apakah sudah terpesan.

Begitu juga dengan tiket pesawat pergi pulang. "Bila perlu masyarakat langsung mengecek ke hotel yang disebutkan perusahaan travel itu. Pertanyaan-pertanyaan ini wajib rutin ditanyakan sebelum keberangkatan," paparnya.

Dia menambahkan, standar biaya umrah senilai Rp18 juta minimal sudah benar. Sayangnya ada travel yang menerapkan biaya ini tapi fasilitas yang mereka berikan ternyata untuk harga Rp25 juta. "Perusahaan travel harus jujur dengan menyodorkan harga yang sesuai fasilitasnya," tandasnya.

Sememtara itu, calon jamaah umrah asal Serang, Banten, Ahmad Suwarno (61) mengatakan, masyarakat yang berminat untuk beribadah memang harus hati-hati. "Saya sudah tiga kali berangkat umrah. Sekali gagal dan sampai sekarang uangnya belum kembali," katanya.

Ahmad pun memberikan saran kepada calon jamaah umrah agar tidak tertipu oknum travel nakal. "Sebelum daftar harus pastikan kapan berangkat dan cek rekam jejaknya," katanya.
(pur)
Berita Terkait
Kemenag Rilis Rencana...
Kemenag Rilis Rencana Perjalanan Haji Tahun 1444 H/2023 H
Kemenag Akan Evaluasi...
Kemenag Akan Evaluasi Kebijakan Umrah Satu Pintu
Hilman Latief: Anggaran...
Hilman Latief: Anggaran Haji Kemenag Bakal Dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah
Kemenag Sambut Transformasi...
Kemenag Sambut Transformasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah dari Arab Saudi
Komnas Haji dan Umrah...
Komnas Haji dan Umrah Dorong Dirjen Haji Segera Diisi Pejabat Definitif
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus
Berita Terkini
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved