KAHMI Tegaskan Komitmen Menjaga dan Merawat NKRI

Minggu, 11 Maret 2018 - 19:14 WIB
KAHMI Tegaskan Komitmen...
KAHMI Tegaskan Komitmen Menjaga dan Merawat NKRI
A A A
JAKARTA - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) adalah organisasi kekeluargaan atau wadah paguyuban alumni HMI, para cendekia yang bersifat independen. KAHMI ada karena adanya HMI. Oleh karena itu, sebagai organisasi kekeluargaan, penting bagi KAHMI untuk saling memperkuat ukhuwah Islamiyah, senantiasa menjaga tali silaturahmi.

Anggota KAHMI yang tersebar di seluruh Indonesia ibarat pelangi yang membentang dari Sabang sampai Merauke, warna warni bidang keahlian, profesi, dan afiliasi politik serta organisasinya. Kekuatan yang mengikat alumni HMI adalah kesamaan nilai Islam sebagai pedoman hidup.

Koordinator Presidium KAHMI Prof Siti Zuhro mengatakan, independensi KAHMI membuatnya tidak memihak salah satu partai, organisasi keagamaan, atau organisasi lain manapun. KAHMI tidak berpolitik praktis. Meskipun demikian, tidak berarti KAHMI buta politik.

"Sebagai warga negara dan insan cendekia, KAHMI memiliki kewajiban untuk turut membangun bangsa dan negara. KAHMI berkewajiban untuk menjaga dan merawat NKRI. Sebagai Muslim, KAHMI berkewajiban menegakkan amal makruf nahi munkar, termasuk dalam politik. Tetapi, politik KAHMI bukan politik praktis, melainkan politik moral yang menekankan pada nilai," ujarnya melalui rilis yang diterima SINDOnews, Minggu (11/3/2018).

Menurutnya, saat ini bangsa Indonesia sedang menghadapi ancaman 'keterbelahan'. Berbagai macam ujaran kebencian, berita hoaks dan informasi yang mengandung unsur SARA yang dijumpai di media sosial, khususnya, cukup mengkhawatirkan kelangsungan hidup bangsa dan NKRI di tengah berbagai persoalan pembangunan. Lebih-lebih di tahun-tahun politik saat ini.

"Dalam hal ini KAHMI perlu mengambil peran untuk turut membantu bangsa dan negara mencari akar persoalan dan memberikan solusi konkritnya: apakah bangsa Indonesia sudah berubah menjadi bangsa yang intoleran, yang tak lagi menghargai sopan santun dan nilai-nilai agama? Atau apakah fenomena ini merupakan letupan sublimasi dari kesenjangan sosial ekonomi yang dirasakan makin tinggi atau karena faktor lain? Lalu apa solusinya?" jelasnya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, kata Siti, penting bagi KAHMI untuk pertama-tama melakukan penguatan soliditas internal dengan membangun konsolidasi dan kesepahaman. Dengan soliditas yang kokoh dan kesepahaman tujuan yang didasarkan atas nilai-nilai Islam serta lima insan cita HMI (kualitas insan akademis, pencipta, pengabdi, bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT).

"Diharapkan terjalin sinergi yang kuat untuk turut melakukan perbaikan atas persoalan yang dihadapi bangsa dan negara," ucapnya.

Sebagai organisasi alumni HMI, tambah Siti, KAHMI memiliki tanggung jawab untuk turut melakukan pembinaan pada HMI. Karena kesinambungan dan masa depan KAHMI tergantung pada HMI.

Sebagai generasi penerus KAHMI, HMI perlu mendapat pembinaan, baik menyangkut organisasi, intelektualitas, maupun bidang akademis. "Tetapi, hal tersebut tidak dimaksudkan untuk membuatnya menjadi organisasi yang dependen, melainkan untuk membantu mengarahkannya menjadi organisasi yang independen karena mereka adalah intelektual muda yang cerdas, penuh improvisasi dan inovasi," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Resmi Terbentuk, KAHMI...
Resmi Terbentuk, KAHMI UNM Diberi 2 Tugas
Halalbihalal KAHMI-HMI...
Halalbihalal KAHMI-HMI Cabang Ciputat 2025, Merawat Pemikiran Islam Inklusif dan Moderat
Bupati Lutra Bahas Inovasi...
Bupati Lutra Bahas Inovasi Pendidikan di Diskusi Publik KAHMI Pangkep
KAHMI Jatim Beri Award...
KAHMI Jatim Beri Award ke Gubernur Khofifah Atas Penanganan COVID-19
Buka Muswil VI KAHMI,...
Buka Muswil VI KAHMI, Wakil Gubernur Sumut Sampaikan Pesan Ini
KAHMI Sulsel Cari Suksesor...
KAHMI Sulsel Cari Suksesor M Roem
Berita Terkini
KPK Kembangkan Kasus...
KPK Kembangkan Kasus Suap Rejang Lebong, Bidik Proyek Limbah Kesehatan di Bengkulu
Gelar Diskusi Program...
Gelar Diskusi Program MBG, Ini Rekomendasi Aktivis Perempuan Cipayung Plus
Usut Perkara TPPU Febrie...
Usut Perkara TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Kejagung Periksa 7 Orang Saksi
Presiden PKS Dorong...
Presiden PKS Dorong Komponen Bangsa Lebih Aktif Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
Marak Kasasi Jaksa atas...
Marak Kasasi Jaksa atas Vonis Bebas, Pakar Nilai Bertentangan dengan Asas Hukum
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved