Pernyataan SBY Dianggap Sinyal Demokrat Incar Posisi Cawapres Jokowi

Minggu, 11 Maret 2018 - 08:40 WIB
Pernyataan SBY Dianggap...
Pernyataan SBY Dianggap Sinyal Demokrat Incar Posisi Cawapres Jokowi
A A A
JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memberi sinyal siap mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dianggap 'umpan lambung' kehendak koalisi Partai Demokrat ke Jokowi.

Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, pernyataan Presiden ke-6 RI itu semakin menebalkan keyakinan publik bahwa safari politik putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Istana beberapa waktu lalu penuh muatan politis, yakni ingin merapat ke Jokowi.

"Tentu yang disasar adalah posisi cawapres Jokowi, bukan semata dukungan yang 'lillahi ta'ala' tanpa maksud politik apa pun," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Minggu (11/3/2018).

Adi menganggap gelagat Demokrat yang ingin menyodorkan sosok cawapres pendamping Jokowi terbaca dari intensitas manuver politik AHY belakangan ini. Mulai dari ingin bertemu Megawati, menghadap Golkar, hingga bertemu Jokowi di Istana.

Menurut Adi, semua tergantung Jokowi, apakah umpan lambung itu akan 'dismash' untuk membuahkan gol koalisi dengan Demokrat. "Yang jelas Jokowi adalah veto player yang cukup otoritatif menentukan siapa calon wakilnya yang layak mendampingi," tutur dia.

Kendati begitu, lanjut Adi problemnya adalah apakah Demokrat akan tetap ingin bekerja sama dengan Jokowi jika porsi posisi cawapres bukan untuk AHY. "Apakah mau Demokrat merapat ke Jokowi tanpa kepentingan apa pun? Saya kira SBY dan Demokrat tak akan mau," pungkasnya.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan sinyal siap mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Sinyal itu disampaikannya di rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat hari ini yang juga dihadiri Presiden Jokowi.

"Pak Presiden, jika Allah menakdirkan sangat bisa Partai Demokrat berjuang bersama Bapak. Tentu Bapak sangat memahami sebagaimana pengalaman saya pada Pilpres 2004-2009 dulu, perjuangan bersama apa pun namanya akan berhasil dan menang jika kerangka kebersamaannya tepat," kata SBY di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018).
(zik)
Berita Terkait
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Mengenal Profil Partai...
Mengenal Profil Partai Gelora, dari Sejarah, Struktur, Asas hingga Jatidiri
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Berita Terkini
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved