Pemerintah dan Aparat Harus Seriusi Kasus Penyerangan Pemuka Agama
Senin, 19 Februari 2018 - 15:21 WIB
Pemerintah dan Aparat Harus Seriusi Kasus Penyerangan Pemuka Agama
A
A
A
JAKARTA - Penganiayaan terhadap pemuka agama terus terjadi. Peristiwa tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan masyarakat.
Anggota Komisi VIII DPR Khatibul Umam Wiranu mengatakan, penyerangan terhadap pemuka agama harus mendapat perhatian serius oleh pemerintah dan aparat penegak hukum.
"Peristiwa ini telah menimbulkan keresahan, rumors dan pergunjingan di tengah-tengah masyarakat," ujar Khatibul dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/2/2018). (Baca juga: Kiai Barok Diserang Orang Tak Dikenal )
Politikus Partai Demokrat ini menilai situasi tersebut tidak sehat terlebih memasuki tahun politik. "Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang menimpa kiai dan tokoh agama," ujarnya.
Dia pun meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara transparan dalam menangani sejumlah kasus tersebut. Menurut dia, pemeriksaan kejiwaan para penyerang tersebut juga mutlak dilakukan secara transparan.
"Di atas semua itu, kinerja intelijen negara, baik BIN maupun Badan Intelejen dan Keamanan (Baintelkam) Polri tampak lemah dari berbagai kasus yang muncul tersebut," tandasnya.
Dia mengatakan, pimpinan Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) harus memberi perhatian khusus terhadap berbagai peristiwa tersebut. "Memastikan kinerja aparat di bawah bekerja secara benar agar masalah serupa tidak muncul kembali," tuturnya.
Anggota Komisi VIII DPR Khatibul Umam Wiranu mengatakan, penyerangan terhadap pemuka agama harus mendapat perhatian serius oleh pemerintah dan aparat penegak hukum.
"Peristiwa ini telah menimbulkan keresahan, rumors dan pergunjingan di tengah-tengah masyarakat," ujar Khatibul dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/2/2018). (Baca juga: Kiai Barok Diserang Orang Tak Dikenal )
Politikus Partai Demokrat ini menilai situasi tersebut tidak sehat terlebih memasuki tahun politik. "Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang menimpa kiai dan tokoh agama," ujarnya.
Dia pun meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara transparan dalam menangani sejumlah kasus tersebut. Menurut dia, pemeriksaan kejiwaan para penyerang tersebut juga mutlak dilakukan secara transparan.
"Di atas semua itu, kinerja intelijen negara, baik BIN maupun Badan Intelejen dan Keamanan (Baintelkam) Polri tampak lemah dari berbagai kasus yang muncul tersebut," tandasnya.
Dia mengatakan, pimpinan Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) harus memberi perhatian khusus terhadap berbagai peristiwa tersebut. "Memastikan kinerja aparat di bawah bekerja secara benar agar masalah serupa tidak muncul kembali," tuturnya.
(dam)