Airlangga Dinilai Buktikan Tagline Golkar Bersih Lewat Tindakan Nyata
Jum'at, 16 Februari 2018 - 19:30 WIB
Airlangga Dinilai Buktikan Tagline Golkar Bersih Lewat Tindakan Nyata
A
A
A
JAKARTA - Kepemimpinan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang terpilih dalam munas luar biasa (Munaslub) mengusung tagline Golkar Bersih. Tagline itu diusung untuk mengikis citra negatif yang ditinggalkan ketua umum terdahulu, Setya Novanto, yang terjerat kasus korupsi e-KTP.
Upaya mengikis citra negatif tersebut juga dilakukan dengan tidak mengakomodir kader yang diduga terlibat kasus korupsi e-KTP dalam kepengurusan era Airlangga.
"Tagline Golkar Bersih seyogianya sudah tercermin dalam kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munaslub. Kader yang terindikasi dan berpotensi permasalahan hukum dalam Korupsi e-KTP tidak ditempatkan dalam struktur," ujar Inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Sirajuddin Abdul Wahab kepada SINDOnews, Jumat (16/2/2018).
Salah satu kader yang dimaksud Sirajuddin adalah Melcias Marcus Mekeng. Dalam struktur kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munaslub, nama Mekeng tidak diakomodir.
"Yang saya tahu juga nama-nama lain yang terindikasi menerima uang proyek e-KTP ini tidak diakomodir lagi dalam kepengurusan hasil Munaslub," ucap Sirajuddin.
Menurut Sirajuddin, langkah Airlangga tidak mengakomodir kader yang diduga terlibat korupsi dalam kepengurusan DPP Golkar sudah tepat. Langkah itu telah membuktikan tagline Golkar Bersih tidak sekadar kata tanpa makna, tetapi juga menjadi tindakan nyata.
"Karena dengan kasus-kasus seperti ini, yang pasti merusak citra partai dan jauh dari diksi Golkar Bersih," kata Sirajuddin.
Upaya mengikis citra negatif tersebut juga dilakukan dengan tidak mengakomodir kader yang diduga terlibat kasus korupsi e-KTP dalam kepengurusan era Airlangga.
"Tagline Golkar Bersih seyogianya sudah tercermin dalam kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munaslub. Kader yang terindikasi dan berpotensi permasalahan hukum dalam Korupsi e-KTP tidak ditempatkan dalam struktur," ujar Inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Sirajuddin Abdul Wahab kepada SINDOnews, Jumat (16/2/2018).
Salah satu kader yang dimaksud Sirajuddin adalah Melcias Marcus Mekeng. Dalam struktur kepengurusan DPP Partai Golkar hasil Munaslub, nama Mekeng tidak diakomodir.
"Yang saya tahu juga nama-nama lain yang terindikasi menerima uang proyek e-KTP ini tidak diakomodir lagi dalam kepengurusan hasil Munaslub," ucap Sirajuddin.
Menurut Sirajuddin, langkah Airlangga tidak mengakomodir kader yang diduga terlibat korupsi dalam kepengurusan DPP Golkar sudah tepat. Langkah itu telah membuktikan tagline Golkar Bersih tidak sekadar kata tanpa makna, tetapi juga menjadi tindakan nyata.
"Karena dengan kasus-kasus seperti ini, yang pasti merusak citra partai dan jauh dari diksi Golkar Bersih," kata Sirajuddin.
(kri)