Irwandi Jaswir Siap Kembangkan Halal Science di Indonesia

Minggu, 28 Januari 2018 - 12:30 WIB
Irwandi Jaswir Siap...
Irwandi Jaswir Siap Kembangkan Halal Science di Indonesia
A A A
SUDAH 23 tahun Irwandi Jaswir tinggal di Malaysia, tepatnya sejak 1994, saat dirinya mulai menempuh jenjang studi S-2 di Universiti Pertanian Malaysia (UPM). Di Negeri Jiran itu pula kini Irwandi mengajar, melakukan riset, membimbing mahasiswa, sekaligus menjadi konsultan halal di berbagai negara.

Meskipun telah lama menetap di Malaysia, bapak empat anak ini tidak pernah lupa dengan negaranya. Bahkan, apa yang dikembangkannya selama ini disalurkan untuk kepentingan bangsa.

"Sementara ini saya mengembangkan halal di Indonesia dari Malaysia. Kedengarannya mungkin agak aneh, tapi memang begitu adanya. Hampir tiap tiga pekan sekali saya ke Indonesia untuk memberikan ceramah, berkolaborasi dengan saintis Indonesia, atau membentuk halal centre di universitas. Saya sudah keliling mulai Aceh hingga Makassar dan Banjarmasin, membimbing mahasiswa pascasarjana bidang halal di Indonesia, memberi pelatihan halal, mengundang saintis Indonesia ke Malaysia. Di Malaysia juga banyak anak Indonesia yang menjadi maha siswa bimbingan saya,” ungkap pria 47 tahun itu.

Sebagai peneliti yang sukses di negara orang, Irwandi juga siap jika dipanggil pulang untuk membantu pemerintah, baik di bidang Halal Science ataupun riset secara umum. Keluarganya pun sudah siap jika sewaktu-waktu harus kembali ke Tanah Air. Keluarga Irwandi memang selalu mendukung. Dia menyebut istri dan anak-anak sudah paham akan "kegilaannya" terhadap riset.

"Istri saya seorang dokter spesialis gigi yang mengelola sebuah klinik sekaligus dosen, sehingga beliau paham seperti apa riset," ucapnya bangga. Bahkan, anak sulung Irwandi yang baru lulus SMA mulai suka dengan sains, namun lebih tertarik mengambil jurusan kedokteran.

Irwandi memang punya sifat pekerja keras dan menetapkan target di setiap kegiatan yang dilakukannya, termasuk riset. "Dulu saya punya target mendapat (gelar) PhD sebelum umur 30 tahun dan menjadi profesor penuh sebelum umur 40 tahun. Alhamdulillah, dua-dua nya tercapai," ungkapnya, senang.

Pesan yang ingin Irwandi bagi kepada orang lain menurut pengalaman hidupnya ialah hidup memang harus punya target.

(Baca juga: Irwandi Jaswir, Meneliti untuk Islam dan Dunia )
(amm)
Berita Terkait
25 Peneliti Ikut Pelatihan...
25 Peneliti Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Peneliti Kuantitatif Internasional
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
Sertifikasi Halal untuk...
Sertifikasi Halal untuk Tebarkan Kebaikan Tingkatkan Kesejahteraan dan Tegakkan Kedaulatan
Gandeng Halalin, Haus!...
Gandeng Halalin, Haus! Kantongi Sertifikasi Halal untuk Berikan Rasa Aman dan Percaya Konsumen
Produk Halal Indonesia...
Produk Halal Indonesia Makin Dikenal dan Diminati Dunia
Penerbitan Sertifikasi...
Penerbitan Sertifikasi Halal Ribet, Banyak UMKM Bikin Logo Sendiri
Berita Terkini
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved