Alasan Sipol Dinilai Tak Tepat Jadi Syarat Kelulusan Parpol

Kamis, 18 Januari 2018 - 16:13 WIB
Alasan Sipol Dinilai...
Alasan Sipol Dinilai Tak Tepat Jadi Syarat Kelulusan Parpol
A A A
JAKARTA - Pada pertemuan antara Komisi II DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu, muncul gagasan bahwa pemenuhan syarat peserta pemilu sudah cukup dengan menginput data ke dalam sistem informasi partai politik (sipol).

Validitas data di dalam sipol disebut sesuai dengan yang disyaratkan dalam Undang-undang (UU) 7/2017. Mantan Komisioner KPU 2012-2017 Hadar Nafis Gumay mengatakan, tidak tepat apabila sipol digunakan sebagai alat penentu benar tidaknya dokumen yang dimiliki partai politik (parpol).

Sipol menurut Hadar, hanya sebagai alat bantu bagi penyelenggara untuk mengecek kelengkapan dan kebenaran data milik parpol. "Sipol ini hanya sebagai alat bantu," kata Hadar dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Senada Kordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Sunanto melihat, sipol sebagai alat bantu pendataan partai politik banyak digunakan tidak sebagaimana mestinya.

Sebagai sebuah sistem pendokumentasian data partai, input data ke dalam sipol banyak yang tidak dilakukan sesuai dengan persyaratan perundangan.

"Upload partai ke dalam sipol banyak mengada-adanya, bahkan ada kertas kosong masuk (juga) ke dalam sipol," ujar Sunanto.

Oleh karenanya tepat apabila data sipol juga membutuhkan proses pemeriksaan ulang baik administrasi maupun faktual. Dengan begitu data-data yang dimasukkan tidak benar bisa dibersihkan.

"Untuk memastikan itu harus diverifikasi faktal. Jadi kalau partai lama kalau tidak diverifikasi faktual maka tidak ada equal treatment," tambah Sunanto.
(maf)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
Pemilu Sesuai UU, KPU:...
Pemilu Sesuai UU, KPU: 14 Februari 2024 Pemungutan Suara Capres dan Caleg
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
KPU RI: Debat Capres...
KPU RI: Debat Capres Digelar 3 Kali, Cawapres 2 Kali
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved